Ada laporan paket mencurigakan, polisi Inggris evakuasi hotel dekat KTT G7

id Berita hari ini,berita riau terbaru, berita riau antara, G7

Ada laporan paket mencurigakan, polisi Inggris evakuasi hotel dekat KTT G7

Peselancar menikmati ombak saat kapal Angkatan Laut Kerajaan melintas untuk persiapan keamanan jelang pertemuan puncak para pemimpin G7 di dekat St Ives, Cornwall, Inggris, Rabu (9/6/2021). Pertemuan para pemimpin negara-negara G7 itu akan berlangsung pada Jumat (11/6/2021) dengan fokus pembicaraan mengenai pandemi COVID-19, risiko geopolitik global, dan perubahan iklim. (ANTARA FOTO/REUTERS/Dylan Martinez/rwa.)

Jakarta (ANTARA) - Polisi di barat daya Inggris mengevakuasi sebuah hotel di Falmouth, dekat penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi negara Kelompok Tujuh (KTT G7) setelah ada laporan paket mencurigakan pada Kamis pagi.

Namun, laporan tentang paket mencurigakan itu kemudian dinyatakan sebagai "laporan palsu".

Baca juga: CEO CEPI: Negara G7 harus segera sumbangkan vaksin COVID-19 mereka

"Kami saat ini percaya bahwa ini adalah laporan palsu dan penyelidikan kriminal telah diluncurkan," kata Kepolisian wilayah Devon dan Cornwall.

Polisi telah menutup jalan dan jalur pantai ke Carbis Bay dan mendirikan pagar baja serta memberlakukan aturan pembatasan lainnya. Carbis Bay adalah resor tepi laut kecil yang menjadi tuan rumah untuk acara KTT G7.

Presiden Amerika Serikat Joe Biden tiba di Inggris pada Rabu malam (9/6) dan tinggal di resor tepi laut Inggris di Carbis Bay, sekitar 25 mil jauhnya dari Falmouth, yakni tempat sebagian besar awak media yang meliput acara tersebut menginap.

Keamanan untuk acara KTT G7, yang merupakan pertemuan langsung pertama para pemimpin negara maju utama selama hampir dua tahun, dibuat sangat ketat.

Baca juga: Inggris tuan rumah KTT Kesehatan G7 saat didesak untuk perluas akses vaksin COVID-19

Baca juga: Gedung Putih: Pemerintahan Joe Biden tidak undang Rusia ke G7


Sumber: Reuters

Penerjemah: Yuni Arisandy Sinaga
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar