Puisi Andreas Pandiangan, Teror Mencekam

id puisi andreas, pandiangan teror mencekam

Teror Mencekam

Teror yang mencekam terjadi

Porak porandakan hidup dan nyawa

Entah apa yang sedang dicari

Membunuh bagaikan hal yang biasa

Mencabut nyawa seperti padi

Betap senang dan bahagia

Siang tenang di negara indah

Jadi mencekam saat teror datang

Bukan harta yang jadi hadiah

Hanya ingin nyawa melayang

Ujungnya menimbulkan amarah

Memulai hadirnya kembali perang

Percuma!!! Percuma yah Percuma!!!!

Kami tak takut untuk itu

Susah senang kami tetap bersama

Melawan kalian para teror pecandu

Buang wajah polos di muka

Kami tak akan pernah ragu

Ketenangan yang biasa kami rasakan

kini menjadi cekam dan was was

Apa maksud daripada kalian

Mencari perhatian dengan laras?

Seakan kami dijadikan lawan

Berfikir banyak-banyak agar waras

Bangkit tegar dan tak takut

Kami bukanlah bangsa yang keji

Tanah air kami tak akan direbut

Tetap berjuang walau sampai mati

Angkat badan dan berdiri tegak

Kami akan slalu bersama

Semua hal yang datang menggertak

Tiada arti akan jadi sia-sia

Kami siap kami tetap serentak

Demi satu nusa satu bangsa Indonesia

Tertuju tentang musibah Bom Jakarta. Salam damai dari Sip Bro

Komentar