Puisi-Puisi Alifa Monica Jency

id puisi-puisi alifa, monica jency

Padam memendam

Telah padam

Tiap malam detik ini menemani kalbu

Detak jantung berpacu melawan

Beriring dengan denyut nadi itu

Aku terus menggerakkan tangan

Lelah tak berarti dalam hidup

Mengimbangi dengan segala yang harus dilakukan

Menerawang sejenak akan kehidupan yang ku hirup

Berpapasan dengan impian yang belum terwujudkan

Setiap peluhku satu harapan

Begitu juga semangat yang tak pernah padam

Hanya beralaskan tumpuan dari kehidupan

Aku berhenti sejenak untuk di pendam.

Deburan Rasa

Kesungguhan ku pada

Aku tak mengira

Aku tak memperhatikan

Sudah sejauh ini aku hanya merasa

Kesungguhan rasa yang telah berjalan

Menggemakan tahta kerajaan

Menetapkan satu perasaan

Beriring dengan kenyamanan

Aku tak memperdulikan semuanya

Walau pandangan orang akan jabatan

Pandangan akan gelar dan tahta

Pandangan akan suku dan budaya

Aku percaya Tuhan lebih berkuasa dalam menentukan.

Kini hanya ku kirimkan doa

Sebagai pelipur lara dihati ini

Sebagai penghubung akan rasa kita

Yang akan dijawab oleh Tuhan nanti

Komentar