Satu PDP di Inhil membaik, dua sehat diperbolehkan pulang

id COVID-19,Trio Beni Putra,Inhil, Tembilahan, RSUD Puri Husada Tembilahan,Corona inhil

Satu PDP di Inhil membaik, dua sehat diperbolehkan pulang

Trio Beni Putra. (ANTARA/Adriah)

Indragiri Hilir (ANTARA) - Kondisi seorang Pasein Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau COVID-19 yang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau berangsur membaik.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Inhil, Trio Beni Putra, Selasa, mengatakan sebelumnya dua orang telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

"Alhamdulillah, keadaan pasien terus membaik. Pasien dirawat intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan yang memang ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit rujukan," ungkap Trio kepada Antara.

Plt Kadiskominfo Persnatik Inhil meminta masyarakat tetap menaati imbauan Bupati Kabupaten Inhil yang diterbitkan beberapa hari sebelumnya demi mencegah penyebaran virus corona.

"Hindari kegiatan kerumunan. Perbanyak waktu di rumah. Jangan terlalu sering keluar rumah. Dan yang terpenting masyarakat jangan panik," kata Trio.

Selain itu, Trio juga kembali mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

"Cuci tangan setelah dari luar. Gunakan masker bila batuk dan pilek. Dan jaga daya tahan tubuh melalui konsumsi gizi seimbang dan berolahraga," pungkas Trio.

Untuk diketahui, berdasarkan data per 24 Maret 2020, sebaran Orang Dalam Pemantauan (ODP) COVID-19 terbanyak di Kabupaten Inhil berada di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kota Baru, Kecamatan Keritang.

Sementara, ODP COVID-19 tersebar di 19 Fasilitas Pelayanan Kesehatan se-Kabupaten Inhil dengan rentang usia 26-45 tahun.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan untuk terhindar dari virus asal Wuhan, China ini.

Baca juga: Pemda Inhil siapkan rumah sakit khusus penangan COVID-19

Baca juga: Cegah penyebaran COVID-19, Pemda Inhil tutup tempat hiburan


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar