Berhasil cegah Karhutla, Asian Agri beri penghargaan dua Desa binaan di Riau

id Asian Agri,desa bebas api

dok. Manajemen Asian Agri menyerahkan penghargaan Desa Bebas Api kepada dua desa di Provinsi Riau karena bisa mencegah kebakaran hutan dan lahan selama tahun 2018. (Antaranews/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - PT Asian Agri memberikan penghargaan dan bantuan berupa uang tunai kepada dua desa atas komitmennya terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dua desa yakni Desa Rantau Baru dan Desa Tambak yang berlokasi di Kabupaten Pelalawan. Masing-masing menerima penghargaan sebesar Rp100 juta dan Rp50 juta. Ini untuk kategori desa tanpa kebakaran dan desa dengan luas terbakar di bawah satu hektare.

"Untuk penghargaan, desa yang berhasil mencegah daerahnya dari karhutla akan memperoleh Rp100 juta. Sedangkan mencegah karhutla kurang dari satu hektare mendapatkan Rp50 juta," kata

Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Pengarepan Gurusinga saat acara halal bi halal sekaligus penyerahan penghargaan Desa Bebas Api, Selasa.

Dia memberikan apresiasi atas usaha yang dilakukan masyarakat lokal. Terlebih, program Desa Bebas Api ini seringkali secara sukarela memberikan sosialisasi mengenai pencegahan karhutla.

"Kami turut mendukung kesejahteraan masyarakat dengan mengembangkan potensi ekonomi lokal. Seperti usaha madu kelulut ini, namun tidak melupakan upaya pencegahan kebakaran," ujarnya.

Dijelaskannya, program Desa Bebas Api ini sebagai bentuk sinergi perusahaan bersama masyarakat dan pemerintah dalam menekan angka karhutla di Provinsi Riau.

"Sebagai pihak yang paling dekat dengan lokasi karhutla, peran masyarakat sangat berperan penting. Kami juga memberdayakan masyarakat untuk memiliki pengetahuan tentang bahaya karhutla," tambahnya lagi.

Untuk diketahui, dua desa ini merupakan bagian dari program Desa Bebas Api binaan Asian Agri, sebuah perusahaan swasta nasional yang memproduksi minyak sawit mentah. Tidak hanya berhasil mencegah kebakaran lahan, desa-desa ini juga berhasil mensejahterakan masyarakat tempatan melalui usaha madu kelulut.

Saat ini, pihaknya sudah bermitra dengan 16 desa untuk mencegah karhutla, setelah program Desa Bebas Api ini dimulai pada tahun 2016 lalu.

Selanjutnya, pihak Asian Agri juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman dengan lima desa lainnya.

Baca juga: Asian Agri Serahkan Penghargaan Untuk Desa Bebas Api

Baca juga: Program Desa Bebas Api di Riau jangkau 600 ribu hektare


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar