Jembatan Siak IV resmi dibuka untuk umum, begini harapan Gubernur Riau

id jembatan siak IV,jembatan siak IV dibuka,gambar jembatan,gubernur riau hari ini,berita riau terkini,berita hari ini,berita riau antara,berita riau pek

Jembatan Siak IV resmi dibuka untuk umum, begini harapan Gubernur Riau

Sejumlah warga melintas di Jembatan Siak IV pada hari pertama pengoperasian jembatan itu di Kota Pekanbaru, Riau, Senin (18/3/2019). Jembatan Siak IV sepanjang 800 meter ini akhirnya rampung dan bisa digunakan masyarakat, setelah 10 tahun proses pembangungannya yang sempat dihentikan dengan total biaya Rp483,68 miliar. ANTARA FOTO/FB Anggoro/19. (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Gubernur Riau Syamsuar menyatakan Jembatan Siak IV di Kota Pekanbaru akhirnya sudah bisa digunakan oleh masyarakat pada Senin.

Syamsuar bersama sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Perumahan Rakyat (PUPR) Riau, Dadang Eko Purwanto,dan Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru M. Noer, melakukan pengecekan akhir pada Senin siang. Setelah memastikan tidak ada kendala, Gubernur Riau meminta agar jembatan itu untuk dibuka.

Sekitar pukul 11.30 WIB, masyarakat akhirnya bisa menggunakan jembatan itu dengan kendaraan bermotor.

“Kita sudah menerima surat dari Menteri PU dan sertifikat kelayakan jembatan. jadi setelah itu tentunya ini (Jembatan Siak IV) sudah kita buka untuk umum, sehingga nanti diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat Pekanbaru dan masyarakat luar yang ingin memanfaatkannya,” katanya.

Baca juga: Gubernur Riau Resmikan 3 Proyek Infrastruktur Strategis Senilai Rp721 M

Jembatan Siak IV sebenarnya sudah diresmikan pada bulan Februari 2019, di akhir masa jabatan Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim. Saat diresmikan, Jembatan Siak IV diberi nama Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau bisa juga disebut Jembatan Marhum Bukit. Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah merupakan Sultan ke-4 Kerajaan Siak Sri Indrapura, yang bergelar Marhum Bukit.

Gubernur Riau Syamsuar (kiri) menunjukan Sertifikat Kelayakan Jembatan Siak IV pada pengoperasian perdana jembatan itu di Pekanbaru, Senin (18/3/2019). (Antaranews/FB Anggoro)


Namun, saat peresmian jembatan tersebut belum mengantongi sertifikat kelayakan dari Menteri PU sehingga tidak bisa langsung dibuka untuk umum.

Syamsuar berharap seluruh masyarakat bisa memanfaatkan jembatan tersebut sesuai kapasitas dan mau menjaganya bersama.

“Jadi ya saya harap masyarakat sayang pada jembatan ini, dan harapan kami juga ada kontrol juga. Kadang jembatan kurang dikontrol, bautnya diambil orang juga,” katanya.

Pembangunan Jembatan Siak IV sebenarnya telah dimulai sekitar 10 tahun lalu, yakni dimulai dari tahun 2009 dengan program tahun jamak (multi years). Total dana pembangunan jembatan tersebut mencapai sekitar Rp483,68 miliar.

Pembangunan Jembatan Siak IV dimulai pada Tahun Anggaran 2009 pada masa Gubernur Riau HM Rusli Zainal, dengan nilai kontrak sebesar Rp9.396.062.016. Pada Tahun Anggaran 2010 pelaksanaan fisik dilanjutkan dengan nilai kontrak sebesar Rp16.938.180.631.

Baca juga: 24 Truk Berjejer di Jembatan Siak IV, Ada apa ya?

Warga menggunakan melintasi Jembatan Siak IV yang sudah dibuka untuk umum di Kota Pekanbaru, Senin (18/3/2019). (Antaranews/FB Anggoro)


Pelaksanaan pekerjaan selanjutnya dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak atau “multi years” (2010-2013) dengan nilai kontrak sebesar Rp348.138.463.522. Namun, pada masa Gubernur Riau dijabat Annas Maamun proyek itu dihentikan pada 2014 karena dinilai Annas infrastruktur itu tidak bermanfaat dan hanya menguntungkan orang kaya yang punya mobil.

Annas Maamun tidak lama menjadi gubernur karena terjerat kasus korupsi. Proyek Jembatan Siak IV dilanjutkan lagi oleh Arsyadjuliandi Rachman yang menggantikan Annas sebagai Gubernur Riau. Setelah sempat vakum, pelaksanaan pembangunan Jembatan Siak IV dilanjutkan dengan kontrak Multiyears (2017-2018) dengan nilai sebesar Rp109.218.379.982.

Jembatan Siak IV memiliki total panjang jembatan 800 meter, dengan konstruksi “Steel Deck Girder” yang memiliki 14 titik kabel di bagian hulu dan hilir. Tinggi Pylon jembatan 75 meter dengan jenis konstruksi beton.

Tujuan dari pembangunan Jembatan Siak IV adalah untuk mengimbangi pesatnya perkembangan Kota Pekanbaru Wilayah Utara, dimana Jalan Jenderal Sudirman yang merupakan jalan protokol, terhalang oleh aliran sungai Siak, sehingga perlu jalan penghubung wilayah Pekanbaru Kota dengan wilayah Pekanbaru Utara.

Berikut ini pernyataanGubernur Riau terkait pengoperasian Jembatan Siak IV



Baca juga: Gubernur Riau minta lahan bekas karhutla ditanami kopi

Baca juga: Mantap, Riau ekspor Rp7 triliun komoditas pertanian sampai ke 4 Benua