Logo Header Antaranews Riau

Negosiasi gencatan senjata gagal, militer Israel intensifkan serangan ke Rafah

Sabtu, 11 Mei 2024 13:33 WIB
Image Print
Israel mulai melancarkan serangan intensif ke Rafah, kota paling selatan Gaza, pada Jumat (10/5/2024) setelah perundingan gencatan senjata Israel-Hamas yang diadakan di Kairo, Mesir, gagal mencapai kesepakatan pada Kamis (9/5/2024)

Gaza, Palestina (ANTARA) - Israel mulai melancarkan serangan intensif ke Rafah, kota paling selatan Gaza, pada Jumat (10/5) setelah perundingan gencatan senjata Israel-Hamas yang diadakan di Kairo, Mesir, gagal mencapai kesepakatan pada Kamis (9/5/2024)

Jumlah korban belum dapat dipastikan. Sementara itu, Rumah Sakit Kuwait di Rafah sebagian besar tidak beroperasi, menurut narasumber yang enggan disebutkan namanya kepada Xinhua.

Sekitar 110.000 orang telah meninggalkan Rafah untuk menyelamatkan diri sementara Israel semakin mengintensifkan serangannya ke kota tersebut, kata Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) melalui media sosial, Jumat.

Sepuluh dari 34 titik pos pelayanan medis UNRWA di Rafah terpaksa ditutup dan tiga pusat kesehatan yang beroperasi di daerah itu beroperasi dengan kapasitas yang lebih rendah, ungkap badan tersebut.


Baca juga: Israel beri Hamas satu minggu untuk setujui kesepakatan gencatan senjata
Baca juga: UNRWA sebut perang di Jalur Gaza sama dengan perang terhadap perempuan



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026