Lanal Dumai gagalkan penyelundupan 15 kg sabu ke Malaysia, pelaku kabur

id Lanal dumai, penyelundupan sabu.,sabu dumai

Lanal Dumai gagalkan penyelundupan 15 kg sabu ke Malaysia, pelaku kabur

Aparat Lanal Dumai menunjukkan barang bukti sabu yang berhasil disita dari pelaku yang kabur. (ANTARA/Abdul Razak)

Dumai (ANTARA) - Aparat Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai kembali gagalkan penyeludupan sabu sebanyak 15 paket besar atau dengan berat sekitar 15 kilogram senilai Rp15 miliar ke Malaysia, di Desa Buruk Bakul Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (11/9) malam.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadiantodi Dumai, Kamis, mengatakan awalnya pelaku membawa sabu 15 kilogram dengan speedboatdan kabur ke daratan. Namun petugas akhirnya menyita barang bukti yang ditinggal di kapal.

"Operasi ini adalah hasil kerja keras tim di lapangan, namun awak kapal berhasil kabur ke darat setelah kandas ke pantai dan hilang di kegelapan malam," kata Kolonel Wahyu kepada awak media.

Awalnya, tim reaksi cepat Lanal Dumai mendapat informasi ada pergerakan kapal akan membawanarkobadari Malaysia melalui perairan Bengkalis pada Selasa (10/9) sekitar pukul 09.00 WIB.

Menindaklanjuti informasi, petugas langsung melakukan pengejaran dan penyergapan dengan Kapal Cepat Sea Wolf untuk menyisiri wilayah perairan Bengkalis, dan pada Rabu (11/9) pukul 00.20 WIB mendengar suara mesin speedboat melintas di Perairan Bengkalis yang mengarah ke Kecamatan Bukit Batu.

Agar sasaran tidak hilang, tim reaksi cepat atau F1QR langsung mengejar dan memberikan tembakan peringatan untuk menghentikan kapal, namun speed boat terus berusaha menghindar dan kabur dari pengejaran aparat.

Akhirnya, petugas temukan speedboat dikandaskan di Pantai Desa Buruk Bakul, dan dilakukan pemeriksaan, ditemukan sebuah tas besar berwarna hitam berisi narkoba jenis sabu berjumlah 15 bungkus besar.

Baca juga: Lanal Dumai Tangkap Kapal Bawa Bawang Ilegal dari Malaysia

"Untuk pemeriksaan lebih lanjut, speed boat atau pancung bermesin 40 PK kita amankan, dan setelah cek labor hasil nya memang sabu," sebut Danlanal Dumai.

Lanal Dumai selanjutnya akan melakukan pengembangan guna mengungkap pemilik barang terlarang itu sebelum diserahkan ke Polres Bengkalis.

Upaya penggagalan penyelundupan narkotika terus dilaksanakan Lanal Dumai di wilayah hukum perairan. Sebelumnya pada Juli 2019 juga diamankan 1 kilogram sabu dan 10 ribu butir ekstasi yang dibawa dua kurir dari Malaysia melalui Perairan Kabupaten Bengkalis.

Baca juga: Lanal Dumai tangkap kurir 1kg sabu di Perairan Bengkalis

Baca juga: Lanal Dumai Tangkap KM Bersaudara bawa tujuh ton bawang selundupan


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar