Kemenag Rohil: Sekolah Sampai Sore, Kapan "Ngajinya"?

id kemenag rohil, sekolah sampai, sore kapan ngajinya

Kemenag Rohil: Sekolah Sampai Sore, Kapan "Ngajinya"?

Rokan Hilir (Antarariau.com) - Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, kurang setuju terhadap wacana ""full day school" untuk SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

Kepala Kantor Kementerian Agama Rohil Agustiar, Kamis mengatakan, dengan sistem itu anak didik nantinya tidak akan punya waktu untuk sekolah agama yang dilakukan pada sore hari atau sepulang sekolah.

"Memang ada sisi baiknya. Namun saya secara pribadi kurang setuju dengan penerapan program ini. Bayangkan saja Senin hingga Sabtu siswa pulang sampai sore otomatis kapan waktu mereka akan belajar agama," kata Agustiar.

Dampak "full day school", menurut dia, berakibat pada program mengaji yang akan hilang dengan sendirinya karena siswa sekolah hingga sore dan tidak ada kesempatan untuk sekolah mengaji.

"Jadi pada prinsipnya saya kurang setuju. Sebab kita dituntut menciptakan karakter yang baik bagi anak. Jika mereka tidak punya kesempatan belajar mengaji dan agama lalu bagaimana nasib mereka kedepannya," katanya pula.

Di sisi lain, dengan sekolah penuh sampai sore ini juga akan turut menambah beban para orang tua karena secara otomatis harus menambah uang jajan bagi anak-anaknya yang pulang hingga sore hari.

"Belum lagi biaya makan yang dikeluarkan setiap hari," tuturnya.

Wacana Kementerian Pendidikan baru ini juga turut dikeluhkan oleh salah satu wali murid bernama Samin (45).

"Kalau mereka pulang sore otomatis mereka akan kelelahan dan langsung tidur usai pulang, kapan sekolah MDA dan mengajinya," kata Samin.

Dia menyarankan kepada pemerintah untuk segera mengkaji ulang wacana tersebut.

"Apakah anak dan masyarakat kita siap, ini perlu dikaji terlebih dahulu," katanya.

Oleh: Dedi Dahmudi