Tampung tumpahan Dumai, Siak mau buat terminal CPO di Tanjung Buton

id CPO, cpo dumai,bupati siak, siak, cpo siak

Tampung tumpahan Dumai, Siak mau buat terminal CPO di Tanjung Buton

Bupati Siak Alfedri. (Arsip Antaranews)

Siak (ANTARA) - Bupati SiakAlfedri menyampaikan Pelabuhan Tanjung Buton akan dijadikan sebagai terminal penampungan (storage) "Crude Palm Oil" (CPO) diawali dengan Badan Usaha Milik Daerah akan melakukan kesepakatan dengan sejumlah pabrik Kelapa Sawit.

"Awal November nanti, BUMD kita juga akan melakukan MoU dengan pabrik-pabrik kelapa sawit di Siak. Kita berharap, banyak (pabrik) yang mau MoU. Sebab jumlah pabrik kelapa sawit di Siak puluhan," kata Alfedri, Selasa.

Pada saat itu pula lanjutnya akan dilakukan "ground breaking storage CPO" di pelabuhan yang terletak di Kecamatan Sungai Apit itu. Hal ini guna memperlancar ekspor CPO Riau ke sejumlah negara di Asia, Eropa maupun Amerika.

Menurutnya, kerjasama itu dilakukan agar ke depannya pabrik kelapa sawit di Siak membawa hasil olahannya ke Pelabuhan Tanjung Buton. Tidak lagi ke Pelabuhan Dumai karena di sana sudah melebihi kapasitas.

"Selama ini kan ke sana (Pelabuhan Dumai). Ke depannya, ke Tanjung Buton saja. Apalagi di Pelabuhan Dumai juga sudah over-kapasitas, dengan daya tampung hampir 7 juta Ton CPO/tahun," ujarnya.

Belum lagi, antrean panjang di Pelabuhan Dumai juga kerap terjadi. Truk tangki CPO bisa mengantre sampai 5 hari, hingga kelimpahannya bisa 1,5 sampai 2 juta ton per tahunnya.

"Karena sudah segitu kelimpahannya, melalui Pelabuhan Tanjung Buton saja nanti ekspornya. Di Buton nanti, rencananya kita akan bangun dua tangki timbun berkapasitas 3.100 ton CPO," ujar dia.

Alfedri mengaku juga sudah menyampaikan wacana terminal penampungan CPO ini ke Bupati Pelalawan. Tujuannya agar pabrik-pabrik kelapa sawit di Pelalawan juga nantinya mengekspor CPO melalui Pelabuhan Tanjung Buton.

"Pak Bupati Pelalawan, menyambut baik. Rencananya, BUMD kita (PT Sarana Pembangunan Siak), akan menjalin kerjasama dengan BUMD Pelalawan, agar nanti CPO dari sana bisa diekspor melalui Buton," ungkap Alfedri.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021