Dosen Unilak racik pestisida organik berbahan rempah

id Unilak Riau

Dosen Unilak racik pestisida organik berbahan rempah

Hasil tanaman yang menggunakan pestisida organik berbahan rempah-rempah. (ANTARA/HO-Unilak)

Pekanbaru (ANTARA) - Tim dosen dari Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning (Unilak)Pekanbarumeracik pestisida organik berbahan baku rempah-rempah yang mudah didapatdi lingkungan sekitar.

"Bahan baku pembuatan pestisida yaitu enam lembar daun sirsak, selembar daun pepaya, sehelai lidah buaya, satu batang serai dan dua siung bawang putih kemudian dimasukkan ke botol ukuran satu liter, dan diisi air sampai penuh.

Kemudian didiamkan selama dua hari, agar senyawa-senyawa aktif di dalam masing-masing bahan bahan keluar dan berfungsi untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman, " kataKetua Tim Dosen EniSuhestidi Pekanbaru, Sabtu.

Dia mengatakan, hama tanaman adalah musuh bagi para petani dan hingga saat ini, dan penggunaan pestisida kimia masih dianggap ampuh untuk mengusir hama namun, harganya lumayan mahal dan tidak ramah lingkungan.

Ia memberikan solusi ampuh untuk kelompok tani agar bisa membasmi hama tanaman tanpa menggunakan pestisida kimia dengan menggunakan pestisida organik tersebut.

"Karena itu, pembuatan pestisida organik perlu dibuat agar masyarakat memahami kelebihan dan keuntungannya," katanya.

Pestisida organik berbahan alami yang mudah dibuat akan mendapatkan hasil pertanian sayuran dan buah-buahan yang sehat juga.

Kegiatan meracikpestisida alami ini yang diikuti masyarakat. Dan hal ini merupakan bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi yakni, pengajaran penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Pestisida organik ini sangat ramah lingkungan dan berproses secara alami, jadi baik bagi tanaman dan tanah," ucap Eni.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar