Logo Header Antaranews Riau

Kolaborasi dorong inovasi olahan nenas hingga pemanfaatan limbah di Siak

Sabtu, 29 November 2025 15:32 WIB
Image Print
Ilustrasi buah nenas (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan sektor swasta mendorong lahirnya inovasi dalam pengolahan nenas di Kampung Penyengat, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Melalui program pemberdayaan yang dijalankan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), masyarakat tidak hanya mengembangkan produk pangan seperti selai dan nastar, tetapi juga mulai memanfaatkan limbah nenas menjadi produk bernilai ekonomi.

GM Stakeholder Relations RAPP, Wan Mohammad Jakh Anza, mengatakan program tersebut dirancang untuk mendorong kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui program CD, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki kemampuan produksi, tetapi juga fasilitas yang mendukung tumbuhnya usaha,” ujar Wan Mohammad Jakh Anza.

Ia menambahkan Rumah Nenas Nastar diharapkan menjadi pusat produksi sekaligus ruang pelatihan bagi masyarakat dalam meningkatkan kualitas produk dan inovasi usaha.

Salah satu inovasi yang mulai dikembangkan adalah pemanfaatan serat daun nenas menjadi berbagai produk kerajinan seperti bingkai foto, kotak pensil, hingga tas kertas.

Penghulu Kampung Penyengat, Abok Agustinus, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut yang dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Bantuan ini memberi semangat baru bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas produk dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas,” kata Abok.

Dengan pengembangan yang terus berlanjut, Kampung Penyengat diharapkan semakin dikenal sebagai pusat olahan nenas sekaligus menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal di Kabupaten Siak.



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026