Tim gugus angkut tiga gepeng yang mangkal di lampu merah Tembilahan

id AKP Indra Lamhot Sihombing, Polres Inhil, Inhil, Tembilahan.

Tim gugus angkut tiga gepeng yang mangkal di lampu merah Tembilahan

Ketiga tunawisma saat didata oleh tim di Rumah Singgah Inhil. Rabu (13/5/2020). (ANTARA/Adriah)

Tembilahan (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Tunawisma mengamankan tiga gelandangan dan pengemis yang kerap mangkal di Simpang Empat, Jalan Batang Tuaka, Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Koordinator Gugus Tugas Penegak Hukum (Gakum) COVID-19 Inhil, AKP Indra Lamhot Sihombing mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah direncanakan jauh hari dengan melibatkan Tim Gugus Tugas COVISD19 Inhil, Dinas Sosial, Kodim 0314 Inhil dan Satpol PP Inhil.

"Kegiatan ini sudah kami rencanakan satu minggu yang lalu, melalui rapat koordinasi dan baru kami eksekusi penertibannya secara persuasif pada sore hari ini. Dan kami akan lakukan secara bertahap," kata Indra.

Indra mengatakan bahwa ketiga Gepeng tersebut dibawa ke Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) di Jalan SKB dan Rumah Singgah Inhil.

"Di sana mereka akan dibina. Bilamana mereka masih ada harapan untuk masuk Sekolah, Pesantren dan Panti Asuhan dengan dukungan dari Pemerintah Daerah, pihak swasta, dana CSR atau ada orang tua asuh yang mau untuk menyekolahkan mereka, kenapa tidak," terangnya.

Indra juga mengungkapkan penertiban akan terus dilakukan hingga Kota Tembilahan terbebaskan dari gelandangan, tunawisma maupun anak-anak terlantar.

"Inti outputnya, mereka tidak lagi berkeliaran di jalanan. Dan juga kegiatan ini merupakan penanganan yang dilakukan Tim gugus tugas COVID-19 Inhil untuk memutus rantai penyebaran virus COVID-19, kami awali di Kota Tembilahan," pungkasnya.

Baca juga: Cegah penyebaran COVID-19, Kapolres Inhil lakukan pendataan tunawisma

Baca juga: Gugus tugas Pekanbaru telusuri warga kontak dengan gelandangan positif COVID-19