Tenggak minuman keras oplosan lebih 100 orang meninggal di India

id minuman keras

Tenggak minuman keras oplosan lebih 100 orang meninggal di India

Tenggak minuman keras oplosan lebih 100 orang meninggal di India (Antaranews)

New Delhi (Antaranews Riau/Reuters) - Lebih dari 100 orang meninggal di dua negara bagian di India setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan, kata Kepolisian dan media, Senin.

Peristiwa itu menjadi kasus miras oplosan terburuk dalam beberapa tahun terakhir di India.

Sebagian besar korban meninggal di Haridwar di Negara Bagian Uttarkhand. Sementara para korban dua distrik di Negara Bagian Uttar Pradesh, mengeluhkan nyeri lambung dan masalah pernapasan, kata para kerabat dan pejabat.

Kepolisian telah menangkap empat orang terkait kematian itu, kata Kepala Kepolisian Haridwar Janmaijai Prabhakar kepada Reuters.

Baca juga: Pengamat: Masyarakat Bertanggungjawab Cegah Peredaran Miras Oplosan

"Total korban jiwa di Haridwar 36 orang dan saat ini sekitar 18 orang menjalani perawatan," katanya.

Para pejabat di Uttar Pradesh belum bisa dimintai keterangan terkait jumlah korban jiwa terbaru pada Senin. Namun, menurut harian Indian Express dan Times of India sedikitnya 69 orang meninggal di negara bagian itu.

Kematian akibat miras ilegal yang dikenal sebagai "hooch" atau "miras desa," kerap terjadi di India, tempat banyak orang tidak mampu membeli miras bermerek.

Namun, jumlah korban jiwa kali ini diyakini menjadi yang terbanyak sejak kasus serupa menewaskan 172 orang di Bengal Barat pada 2011.

"Dia mengeluhkan nyeri lambung, jadi saya membawanya untuk disuntik," kata Hira Lal, istri salah satu korban kepada kantor berita India ANI.

"Dia membaik dan tidur setelah kembali ke rumah. (Tapi) sakitnya kambuh, jadi kami membawanya kembali ke rumah sakit dan mereka merawatnya."

Hakim Distrik Saharanpur di Negara Bagian Uttar Pradesh, Alok Kumar Pandey, pekan lalu mengatakan para dokter telah menyimpulkan bahwa penyebab kematian sebagian besar korban "diakibatkan infeksi hati dan gangguan pada sistem pernapasan mereka."

Baca juga: Lanal Dumai Gagalkan Pengiriman Minuman Keras

Baca juga: Polres Indragiri Hulu Musnahkan Minuman Keras


Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar