Sydney dibuka lagi, Australia hidup berdampingan dengan COVID-19

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, Australia

Sydney dibuka lagi, Australia hidup berdampingan dengan COVID-19

Arsip - Seorang kurir pengiriman dengan sepeda motor dan seorang pengendara sepeda melintasi pusat kota selama penguncian COVID-19 di Sydney, Australia, September 2021. (ANTARA/Reuters)

Sydney (ANTARA) - Restoran-restoran, kafe, dan pusat kebugaran di Sydney pada Senin mulai dibuka bagi para pengunjung yang sudah divaksin anti COVID-19 dengan dosis lengkap.

Sementara itu, Australia berusaha hidup berdampingan dengan COVID-19 dengan meningkatkan gerakan vaksinasi dan akan kembali membuka diri secara bertahap.

Baca juga: Sydney akan keluarkan buku panduan saat terkait pembatasan COVID dilonggarkan

Sejumlah pub di Sydney, kota terbesar di Australia, membuka pintu pada Senin pukul 00.01 waktu setempat.

Tak lama setelah itu, kelompok-kelompok teman dan keluarga yang ingin menikmati bir berjubel, seperti yang terlihat pada gambar-gambar di televisi dan media sosial.

Sebelum Senin, lebih dari lima juta warga Sydney berada dalam pembatasan sosial yang ketat sejak Juni dalam upaya pemerintah untuk menghadapi varian Delta yang sangat mudah menular.

Baca juga: Australia terus berjuang atasi lonjakan COVID-19 di Sydney, Melbourne

Varian tersebut kemudian menyebar ke Melbourne dan ibu kota Australia, Canberra, hingga memaksa otoritas setempat untuk juga menerapkan karantina wilayah (lockdown).

Dominic Perrottet, kepala pemerintahan New South Wales meminta masyarakat Sydney -ibu kota negara bagian itu- agar mengendalikan kegembiraan mereka dalam menyikapi pencabutan lockdown.

Perrottet memperingatkan bahwa infeksi akan meningkat setelah berbagai tempat kembali dibuka.

Berdasarkan aturan yang sudah dilonggarkan, maksimal 10 orang yang sudah divaksin boleh berkumpul di rumah. Maksimal 100 orang boleh menghadiri acara pernikahan, juga pemakaman.

Toko-toko eceran boleh dibuka lagi namun daya tampung bagi pengunjung dikurangi.

Negara bagian tersebut berusaha mempercepat pelaksanaan vaksinasi agar pada Oktober 80 persen penduduknya sudah divaksin anti-COVID.

Baca juga: Wabah COVID-19 Australia dilaporkan meningkat meskipun Sydney 'lockdown'

Sementara itu, orang-orang yang belum divaksin masih harus berada di rumah sampai 1 Desember.

New South Wales sudah mencabut aturan lockdown setelah memenuhi target vaksinasi 70 persen penduduknya yang berusia dewasa.

Dengan gerakan vaksinasi yang sedang bergulir, Australia berencana kembali ke kehidupan normal.

Baca juga: Dewan Kota Sydney sedang kaji penggunaan Roundup dalam penanganan rumput liar

Menurut rencana, negara itu mulai November akan mengizinkan para warganya yang sudah divaksin lengkap COVID-19 untuk masuk serta bepergian ke luar negeri secara bebas.

New South Wales sendiri berencana menerapkan aturan tersebut lebih cepat.

Australia menutup perbatasan-perbatasan internasionalnya pada Maret 2020.

Baca juga: Penguncian COVID-19 Sydney diperpanjang seminggu lagi karena varian Delta

Langkah itu membuat negara tersebut selama ini mampu meredam angka COVID-19 relatif rendah, yaitu 127.000 kasus dan 1.400 kematian.

New South Wales pada Senin melaporkan 496 kasus baru secara lokal yang sebagian besar muncul di Sydney. Jumlah itu merupakan peningkatan dari Minggu (10/10), yaitu 477 kasus baru.

Sumber: Reuters

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2021