Antisipasi Karhutla, Polsek Bangko gelar FGD di Labuhan Tangga Besar

id Polsek Bangko,Karhutla

Antisipasi Karhutla, Polsek Bangko gelar FGD di Labuhan Tangga Besar

Focus Group Discusion (FGD) Polsek Bangko di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar pada Kamis (23/1/2020). (ANTARA/Dedi)

Rokan Hilir (ANTARA) - Kepolisian Sektor Bangko, Rokan Hilir, Riau menggelar Focus Group Discusion (FGD) dengan tema penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut)dan gangguan Kamtibmas lainnya di aula kantor Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kamis (23/1).

Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais mengatakanpada intinya kegiatan FGD ini dalam rangka melakukan antisipasi terhadap Karlahut. Yang sama-sama diketahui bahwa Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar ini titik yang rawan adalah di Kampung Medan, yang sudah beberapa tahun ini selalu terjadi kebakaran.

"Makanya kita berharap mudah-mudahan ke depan di daerah ini khususnya di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar tahun ini tidak terjadi lagi kebakaran," kata Kapolsek usai kegiatan FGD.

Kapolsek menyebutkan, untuk mengantisipasi karhutla tentunya kerjasama dan strateginya bagaimana.

Pertama, kata dia, melakukan patroli bersama, kemudian memberikan himbauan kepada masyarakat, termasuk juga masyarakat luar karena lahan yang berada di kepenghuluan ini pada umumnya adalah pemiliknya orang luar.

"Makanya kita mengharapkan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat terutama sekali RT-RT yang di kepenghuluan ini ada lima RT. Nanti secara bergilir kita lakukan patroli tentunya bersama-sama dengan unsur TNI, Babinsa, Bhabinkamtibmas, termasuk juga dari kecamatan bersama-sama," ujar Kompol Sasli Rais.

Kapolsek menegaskan, kalau seandainya terjadi kebakaran tentunya akan mencari pelakunya. Karena menurutnya tidak mungkin di daerah sini api itu muncul tanpa ada yang membakar. "Kita yakin kalau terjadi kebakaran berarti ada yang membakar dan kita akan cari pelakunya sampai dapat," tegasnya.

Selain di Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, kegiatan FGD Polsek Bangko juga telah dilaksanakan di Kecamatan Pekaitan.

"Di Pekaitan juga ada beberapa kepenghuluan yang rawan karlahut seperti di Rokan Baru, Teluk Bano II, dan Sungai Besar, termasuk juga Kepenghuluan Pedamaran cukup rawan. Dalam kegiatan FGD itu hampir sama, pada intinya kita meningkatkan patroli bersama, memberikan himbauan kepada masyarakat, pemilik lahan agar tidak melakukan kebakaran lahan," jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, bagi masyarakat yang melihat, menemukan pelaku yang diduga telah membakar lahan tersebut tentunya seperti janji Bapak Kapolda akan diberikan reward.

"Ini salah satu untuk memberikan motivasi kepada masyarakat supaya ikut berpartisipasi, terutama sekali mengantisipasi supaya 2020 tidak ada kebakaran," demikian Kompol Sasli Rais.

Giat FGD itu diikuti Panit Binmas Polsek Bangko Iptu Arifin, Ps.Kasi Humas Polsek Bangko Bripka Puji Anton, Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Ba tuud Koramil 01 Bangko Pelda Wan Farizal, Babinsa Labuhan Tangga Besar Kopda Supriadi, Camat Bangko Rijalul Fikri, Penghulu Labuhan Tangga Besar Hasanudin, perangkat kepenghuluan setempat, Staf Kepenghuluan Bagan Punak Meranti, Ketua RW, Ketua RT, Kadus, serta MPA Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar.

Baca juga: Waspada, BMKG deteksi lonjakan titik panas di Riau

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar