Hilang saat mencari udang, Seorang wanita di Inhil didiuga diterkam buaya

id Korban terkaman buaya, bpbd Inhil, polres Inhil,berita riau antara,berita riau terbaru

Hilang saat mencari udang, Seorang wanita di Inhil didiuga diterkam buaya

Foto Ilustrasi - Seekor anak buaya. (FOTO ANTARA/Irsan Mulyadi)

Tembilahan (ANTARA) - Seorang wanita warga Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau diduga diterkam buaya saat tengah mecari udang di sungai Batang Tuaka, Selasa (20/8).

Anita (27) dilaporkan hilang karena tidak kunjung kembali sejak sehari sebelumnya sekitar pukul 12.00 WIB turun ke Sungai bersama beberapa rekannya yakni Latifah, Megawati, Trisno dan Lahmudin untuk mencari udang di tepian Sungai Batang Tuaka Parit 09 Kelurahan Pekan Arba.

Kapolres Inhil AKBP Crhistian Rony, melalui Paur Humas Polres Inhil, AIPTU Giri Wahyudi mengatakan, Anita hilang diduga diterkam buaya berdasarkan keterangan saksi yang melihat punggung buaya dari dalam sungai setelah sebelumnya mendengar teriakan korban.

"Setelah beberapa jam turun ke sungai sekitar pukul 14.15 WIB, korban sempat berteriak hingga akhirnya dinyatakan hilang. Saat itu pula Trisno dan Lahmudinmelihat punggung buaya dari dalam sungai dekat korban menghilang,” jelas Giri Wahyudi, Rabu.

Mendengar teriakan itu, beberapa rekan korban lantas naik menuju daratan untuk menyelamatkan diri.

“Rekan korban langsung berlarian menyelamatkan diri, sementara korban hilang hingga kini belum ditemukan,” ucapnya.

Dijelaskan Giri, pada saat kejadian, kondisi air sedang dalam keadaan surut.

Setelah korban dinyatakan hilang, Personil Polsek Tembilahan bersama BPBD dan Basarnas Inhil turun ke lokasi kejadian untuk melakukanupaya pencarian di sepanjang aliran sungai Batang Tuaka. Namun hingga pukul 20.00 WIB korban belum ditemukan.

Baca juga: Perut Buaya pemangsa warga Siak dibelah, potongan tubuh ditemukan (VIDEO)

Baca juga: Buaya yang terkam warga Siak ditangkap, isi perutnya mengejutkan


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar