Bocah lima tahun jadi korban terkaman buaya di Sungai Morong Inhu

id anak diterkam buaya,buaya ,basarnas pekanbaru,berita riau terbaru,berita riau antara,berita riau terkini,indragiri hulu

Bocah lima tahun jadi korban terkaman buaya di Sungai Morong Inhu

Tim Rescuer Pos SAR Tembilahan bersiap melakukan pencarian anak lima tahun yang diterkam buaya di Sungai Morong, Inhu, Riau, Sabtu (13/4/2019). (Foto Humas Basarnas Pekanbaru)

Pekanbaru (ANTARA) - Kantor Basarnas Pekanbaru menurunkan tim untuk mencari seorang bocah berusia lima tahun yang diterkam buaya di Sungai Morong, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Sabtu.

“Terjadi kecelakaan anak diterkam buaya di Sungai morong Kecamatan Sungai Lala Kabupaten Indragiri Hulu,” kata Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Amiruddin, dalam pernyataan pers yang diterima ANTARA di Pekanbaru, Sabtu.

Ia menjelaskan, korban merupakan anak dari pasangan suami-isteri Arjaini dan Novi. Korban adalah seorang anak laki-laki berumur lima tahun bernama Muhamad Al Arifi panggilan AL.

Kejadian ini bermula saat korban diajak rekan bapaknya pada pukul 09.00 WIB ke dekat Sungai Morong. Saat itu AL bermain pasir di bibir sungai.

Baca juga: Tim SAR temukan korban hanyut di Sungai Rohil meninggal dunia

Korban tidak menyadari ada buaya disekitar itu. Bocah itu sempat terpeleset dan jatuh ke sungai.

“Begitu korban terpeleset di sungai langsung di erkam buaya kuning. Tak lama setelah itu, buaya itu timbul di tengah sungai dengan dimulutnya masih menggigit korban,” ujarnya.

Ia mengatakan saksi mengatakan buaya itu sempat menghilang ke dalam air, dan pada saat buaya itu timbul ke dua kalinya tidak terlihat lagi korban di mulut buaya tersebut.

Baca juga: Tim SAR cari dua korban hanyut Sungai Rokan dengan sistem paralel

“Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh aparat desa dan masyarakat setempat,” ujarnya.

Menurut dia, insiden tersebut dilaporkan oleh anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indragiri Hulu bernama Anton ke Basarnas Pekanbaru pada pukul 13.30 WIB.

Saat ini, Tim Rescuer Pos SAR Tembilahan dengan Peralatan Lengkap Rescue D- Max, Rubber boat dan Mopel menuju Lokasi Kejadian untuk melakukan Pencarian.

Adapun unsur yang terlibat dalam Pencarian pada saat ini ada anggota BPBD Indragiri Hulu , masyarakat dan aparat desa serta keluarga koeban.

Baca juga: Basarnas Ungkap Penyebab Terbakarnya Kapal di Perairan Riau

Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar