Batal Tausiah Di Tiga Provinsi Pulau Jawa, LAM Riau Sesalkan Adanya Penolakan Ustad Abdul Somad

id batal tausiah, di tiga, provinsi pulau, jawa lam, riau sesalkan, adanya penolakan, ustad abdul somad

Istimewa

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau menyesalkan penolakan rencana Tausiah Ustadz Abdul Somad (UAS) di tiga provinsi di Pulau Jawa menyusul pengakuan adanya intimidasi hingga ancaman yang ia alami beberapa waktu terakhir.

"Sikap LAM amat menyesalkan itu. LAM membuka diri untuk pihak-pihak yang berpikir merasa terancam oleh majelis ilmu bersama UAS yang diadakan masyarakat untuk dialog terbuka," kata Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, Datuk Al Azhar di Pekanbaru, Senin.

Menurutnya tak ada yang terancam oleh UAS karena yang bersangkutan hanya menunaikan tugas hati nurani dan ilmunya. UAS hanya melakukan tugas dengan jalan dakwah untuk memperkuat sila Ketuhanan yang Maha Esa.

Oleh karena itu, lanjutnya, sulit sekali dipahami dengan akal sehat mengapa ada komponen yang menolaknya. Terlebih lagi, lanjutnya, jikapun ceramah UAS tidak dilakukan di depan publik, masyarakat juga bisa mengaksesnya melalui media sosial.

"UAS ini orang berilmu lalu berbagi kepada masyarakat yang berharap, ada kesepakatan UAS dan masyarakat. Lalu dibuat majelis kok malah dihambat dan diintimidasi," ungkapnya.

Sebelumnya pada Minggu (2/9) UAS menyampaikan pembatalan ceramahnya melalui akun instagram @ustadzabdulsomad yang telah terverifikasi. Pembatalan tausiyah itu antara lain di Kota Malang, Boyolali, Jombang dan Kediri pada September 2018 ini.

Selanjutnya Yogyakarta pada Oktober serta janji dengan Ustadz Zulfikar di Jawa Timur pada Desember. Ditulisnya ada beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan dan lain-lain terhadap tausiyah di beberapa daerah seperti Grobobogan, Kudus, Jepara dan Semarang.

Hal tersebut menurutnya membuat beban panitia penyelenggara semakin berat, serta mengganggu kondisi psikologis jamaah serta dirinya. Oleh karena itulah dia membatalkan beberapa janji di daerah Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta.

"Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon doakan selalu," tulis UAS dalam pernyataannya.
Pewarta :
Editor: Bayu Agustari Adha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar