Tergelincir masuk galian, anak gajah jatuh terlentang

id BBKSDA Riau ,Anak gajah tergelincir,Gajah rimba

Tergelincir masuk galian, anak gajah jatuh terlentang

Alat berat perusahaan PT. Arara abadi saat mencoba membalikkan anak gajah yang jatuh terlentang (ANTARA/Ho-BBKSDA Riau)

Siak (ANTARA) - Karyawan PTArara Abadi dan Masyarakat Peduli Gajah Desa Lubuk Umbut membantu seekor anak gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) yang tergelincir masuk galian di Desa Lubuk Umbut, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Senin (14/11).

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau Genman SHasibuan melalui pernyataannya, Selasa, menjelaskan masyarakat yang mengetahui kejadian tersebut segera berkoordinasi dengan pihaknya.

Kemudian BBKSDA Riau meminta pihak perusahaan mendatangkan alat berat untuk membantu menolong anak gajah yang jatuh terlentang.

"Diidentifikasi dari GPS Collar yang terpasang di lehernya, gajah tersebut adalah gajah Seruni yang sedang berusaha membantu anaknya yang bernama Rimba," jelas Genman.

Disebutkan Genman, diperkirakan Rimba tergelincir dalam galian dikarenakan hujan deras yang mengguyur sehingga membuat tepian galian licin.

Hal itu menyebabkan Rimba terjatuh telentang dan sulit bangun sendiri. Sementara itu induknya, Seruni tidak dapat membantunya karena galian yang cukup dalam.

Awalnya Seruni seperti memberontak dan mempertahankan anaknya karena beranggapan alat berat akan mencelakakan Rimba. Namun melihat situasi yang cukup memprihatinkan, operator alat berat tetap mencoba membuat Rimba dapat bangkit kembali dengan bantuan induknya.

Akhirnya Seruni dapat menggapai anaknya dan Rimba dapat kembali berdiri. Usai berhasil keluar dari lubang, dua satwa tersebut pun melenggang pergi mengikuti kelompoknya yang berbeda di HTI PTArara Abadi.

"Galian saat ini telah ditutup agar tidak terjadi hal serupa. BBKSDA Riau juga mengapresiasi yang dilakukan masyarakat dan PT Arara Abadi. Semoga makin banyak pihak yang peduli terhadap satwa liar yang dilindungi. Karena itu tugas kita semua," pungkas Genman.