Jasa Marga tutup sementara Tol Layang MBZ untuk urai kepadatan arus mudik

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, mudik

Jasa Marga tutup sementara Tol Layang MBZ untuk urai kepadatan arus mudik

Akses masuk Ruas Tol Layang MBZ ditutup sementara untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalan tersebut. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

Jakarta (ANTARA) - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek selaku pengelola ruas jalan Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) melakukan penutupan sementara akses masuk jalan tol tersebut dari arah Jakarta menuju Cikampek pada pukul 08.08 WIB guna mengurai kepadatan kendaraan.

"Atas diskresi kepolisian, penutupan sementara Jalan Tol Layang MBZ kami lakukan," kata General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Nur Safitri di Bekasi, Rabu.

Dia menjelaskan penutupan sementara dilakukan pada akses masuk dari Kalimalang JORR E Kilometer (KM) 46+200, Akses Jatiasih Tol JORR E KM 45+200, dan Akses Tol Jakarta-Cikampek KM 10 Arah Cikampek.

Safitri menyebutkan alasan penutupan sementara adalah terjadinya kepadatan akibat pertemuan Off Ramp KM 48 arah Cikampek Jalan Tol Layang MBZ dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah.

"Kepadatan kendaraan dikarenakan arus mudik kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Jawa Timur," katanya.

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini sekaligus mengimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan menjaga jarak aman dalam berkendara.

"Pastikan kondisi kendaraan layak jalan, saldo uang elektronik cukup dan selalu patuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan," katanya.

Safitri juga mengatakan bagi pengguna jalan yang membutuhkan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group dapat menghubungi One Call Center 24 jam di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.

Baca juga: Pemesanan hotel di kawasan Puncak-Cianjur meningkat jelang lebaran

Baca juga: Cipayung plus adakan mudik gratis

Baca juga: Sebanyak 598.538 kendaraan telah meninggalkan Jabotabek hingga H-7 Lebaran