Pameran Gelar Foto CFD Menarik Minat Kolektor

id pameran gelar, foto cfd, menarik minat kolektor

Pekanbaru, (antarariau.com) - Pencinta fotografi dari Komunitas Fotografer Pekanbaru dan fotografer amatif menggelar pameran fotografi di hari bebas kendaraan bermotor yang bertajuk "Gelar Foto CFD/Car Free Day" di Kota Pekanbaru, Minggu.

Pemeran itu digelar ditepi Jalan Diponegoro, lokasi digelarnya CFD setiap hari Minggu pagi. Waktu pameran juga mengikuti aturan CFD, karena itu hanya berlangsung beberapa jam hingga pukul 09.00 WIB.

Meski digelar sangat sederhana, pameran "Gelar Foto CFD" cukup menarik perhatian masyarakat karena menampilkan foto-foto berisi momen yang langka. Foto yang paling menarik perhatian pengunjung adalah foto kembang api pembukaan dan penutupan PON XVIII/2012 yang bertempat di Stadion Utama Riau, Pekanbaru pada September silam.

Bahkan, seorang penikmat pameran berencana akan membeli tiga foto bertemakan kembang api PON Riau.

"Foto kembang api PON bagus dan cukup langka momennya karena belum tentu terulang lagi di Riau," kata seorang warga, Zulkifli.

Ia mengatakan berencana bakal membeli foto itu untuk melengkapi dokumentasi Panitia Besar (PB) PON XVIII Riau.

Penggagas pameran, Abbas Abdurrahman, mengatakan ada sekitar 30 foto yang ikut dalam pameran itu. Menurut dia, pameran tersebut direncanakan secara spontanitas dengan biaya swadaya dari para peserta. Publikasi pun hanya dilakukan melalui jejaring sosial.

Para peserta pameran dipersilakan mencetak sendiri karyanya untuk bisa ikut pameran.

"Ada peserta yang saya sendiri belum kenal, tapi dia ikut pameran karena melihat akan ada pameran ini lewat twitter," ujarnya.

Ia mengatakan, tidak tertutup kemungkinan pameran itu akan kembali digelar pada malam pergantian tahun 2012 untuk meramaikan pelaksanaan malam bebas kendaraan bermotor "Car Free Night" di Jalan Gajah Mada, Pekanbaru.

Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2012

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.