Wako Pekanbaru tegur pelaku usaha yang mulai buka masker

id Pekanbaru, kota pekanbaru, firdaus MT

Wako Pekanbaru tegur pelaku usaha yang mulai buka masker

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT, Pekanbaru, Jumat (22/10/2021).ANTARA/HO-pemko. (Humas)

Pekanbaru (ANTARA) - Pandemi COVID-19 belum reda varian baru terus bermunculan hingga beberapa negara sebut saja Singapura dan Malaysia kembali dilanda gelombang ketiga.

Tidak mau kecolongan, Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT mengingatkan seluruh warga agar tetap waspada dan disiplin pada protokol kesehatan.

Ia bahkan menegur para pelaku usaha kuliner setempat yang mulai lengah dan membuka masker saat berinteraksi dengan pembeli.

"Walau kondisi kasus terkonfirmasi di Pekanbaru mulai menurun, jangan lengah tetap waspada ada gelombang ketiga COVID-19," kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT di PekanbaruJumat.

Pekanbaru kiniberada di zona kuning COVID-19 dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan (PPKM) pada level2 hingga 8 November 2021. Namun kondisi ini diharapkan tidak disambut dengan eforia berlebihan sehingga kendor pada prokes.

"Kita tentu tidak ingin status PPKM naik level, kita berupaya bisa menekan kasus COVID-19," kata Firdaus.

Wali Kota menyayangkan ada sejumlah pelaku usaha kuliner mulai abai dan membuka masker saat beraktifitas. Ini menurutnya kebablasan dan meminta Tim Satgas mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin mengikuti protokol kesehatan.

"Kita berharap masyarakat dan pelaku usaha tetaplah prokes dan taat pada 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi," katanya.

Ia menyadari saat kasus COVID-19 me di Pekanbaru kini, semua sektor ekonomi mulai bergerak dan dipacu namun jangan sampai mengabaikan prokes.

Dirinya berharap masyarakat makin waspada. Agar tidak terjadi gelombang ketiga COVID-19 selain juga kewaspadaan ini agar Kota Pekanbaru bisa turun atau minimal bertahan di PPKM level 2 agar ekonomi tumbuh.

"Kami menilai harus ada langkah antisipasi untuk mencegah gelombang ketiga kasus COVID-19, apalagi selama PPKM level II aktivitas ekonomi sudah mulai bergerak," katanya.

Dia juga melaporkan kondisi terkini kasus COVID-19 di Kota Pekanbaru cenderung menurun selama PPKM level II, dengan jumlah kasus aktif saat ini 167 kasus.

Penambahan kasus harian juga mengalami penurunan. Angka tambahan kasus harian terkini sebanyak 14 kasus.

"Kalau dibanding awal PPKM dulu sempat seribu atau ratusan kasus sehari, sekarang menurun drastis ini berkat usaha bersama mari kita tetap prokes," tukasnya.