Pekanbaru kelompokkan penampungan imigran sesuai negaranya

id Kelompokkan,Imigran pekanbaru, imigran riau

Pekanbaru kelompokkan penampungan imigran sesuai negaranya

Sejumlah imigran berstatus pengungsi luar negeri berunjuk rasa di depan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Riau, Senin (7/9/2020). (ANTARA/FB Anggoro)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) membuat terobosan dengan mengelompokkan penampungan imigran atau pengungsi pencari suaka politik yang ada di wilayahnya sesuai kewarganegaraan atau negara asal.

"Selama ini pencari suaka politik ini ditempatkan membaur di penampungan yang disediakan di beberapa tempat di Kota Pekanbaru," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian di Pekanbaru, Minggu.

Ia menyebut, tujuannya agar mempermudah melakukan pengawasan di lapangan mengingat jumlah mereka sudah banyak dan berasal dari berbagai negara.

"Jadi untuk memudahkan kita melakukan pengawasan dan monitoring, maka kita berencana akan menempatkan mereka berdasarkan negara yang sama," kata Zulfahmi.

Dikatakan dia, saat ini ada beberapa negara yang warganya menjadi imigran ke Kota Pekanbaru, antara lain dari Pakistan, Afghanistan, Iran, Irak, Somalia, Sudan dan Rohingya(Myanmar).

Kini mereka masih ditempatkan di sejumlah tempat penampungan yang telah diisiapkan.

"Jadi misalnya nanti pengungsi yang dari Pakistan, ditempatkan sesama warga Pakistan. Sehingga bisa kita awasi dengan lebih baik," katanya.

Sejauh ini, lanjut Zulfahmi, Kesbangpol terus aktif berkoordinasi dengan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) atau komisi tinggi PBB untuk masalah pengungsi perwakilan Riau dalam penanganan dan pengawasan terhadap imigran.

"Kebijakan ini akan kami koordinasi dan komunikasi juga perwakilan UNHCR dalam hal ini International Organization for Migration (IOM)," tukasnya.

Baca juga: Pencari suaka politik di Pekanbaru divaksin COVID-19

Baca juga: Dapat penolakan warga, Rudenim Pekanbaru belum setujui rumah penampungan pengungsi


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar