Kasus sudah 500 lebih, Siak di-PSBB-kan Pemprov Riau?

id covid siak,psbb,bupati siak,berita riau antara,berita riau terbaru

Kasus sudah 500 lebih, Siak di-PSBB-kan Pemprov Riau?

Bupati Siak Alfedri.(ANTARA/Bayu Agustari Adha)

SIAK, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Siak mengaku masih menunggu hasil kajian ahli epidemologi Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Riau terkait memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar mikro di tingkat kecamatan.

"Masih dikaji ahli epidemologis Satgas Pemprov Riau, kita masih tunggu hasilnya.Surat Keputusannya tetap dari Menteri Kesehatan, tapiberdasarkan kajian Pemerintah Provinsi Riau," kata Bupati Siak, Alfedri, Jumat.

Dijelaskan Alfedri, PSBB skala kecil ini rancangan Pemprov Riau dengan tujuan untuk menekan penyebaran Virus Corona. Maka itu, Alfedri belum bisa menyimpulkan kecamatan mana saja di Kabupaten Siak yang diberlakukan PSBB skala kecil tersebut.

Di Siak sendiri, Kecamatan Tualang adalah daerah jumlah pasien terbanyak terkonfirmasi positif COVID-19. Namun, menurut Alfedri hal itu belum bisa jadi acuan karena kebanyakan yang positif di sana bukan asli warga daerah itu.

Akan tetapi awalnya dari pekerja Subkontraktor Perusahaan Kertas PT Indah Kiat Pulp and Paper Perawang dari luar Riau. Sebagian besar kemudian dirawat di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru.

"Memang tolak ukur ahli etimologis tetap daerah yang jumlah pasien positifnya terbanyak. Tapi belum bisa kita simpulkan di Kecamatan Tualang saja akan diberlakukan PSBB skala kecil tersebut," sebut dia.

Perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Siak Jumat ini masih ada penambahan dalam jumlah besar. Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir Jumat ini ada penambahan kasus positif di Siak sebanyak 31 orang.

Dengan penambahan tersebut lanjut dia maka total pasien positif COVID-19 di Siak sudah mencapai 521. Ini menjadikan Siak sebagai kabupaten/kota kedua tertinggi di Provinsi Riau setelah Kota Pekanbaru dalam hal jumlah kasus positif COVID-19.

Baca juga: Waduh, rumah sakit di Pekanbaru kekurangan ventilator untuk pasien COVID-19 kondisi berat

Baca juga: Pekanbaru alami ledakan kasus COVID-19 mencapai 114 orang

Baca juga: Bertambah lagi 28 kasus COVID-19 di Siak, 53 pasien isolasi mandiri