Kampar hanya kebagian Rp6,2 miliar atasi COVID-19, DPRD Riau sebut Pemprov tak adil

id DPRD RIAU,anggaran penanggulangan covid riau,covid riau,berita riau antara,berita riau terbaru

Kampar hanya kebagian Rp6,2 miliar atasi COVID-19, DPRD Riau sebut Pemprov tak adil

Ardiansyah (Dokumstasi Pribadi)

Pekanbaru (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Riau,Ardiansyah, menyoroti nilai bantuan yang dialokasikan Pemprov Riau melalui APBD Provinsi kepada kabupaten Kampar untuk penanganan dampak sosial COVID-19 hanya sebesar Rp6,2 miliar.

"Saya mewakili masyarakat Kampar menanyakan dasar pertimbangannya seperti apa?, kenapa bantuan yang disalurkan untuk Kampar jauh lebih rendah," tanya Ardiansyah, Kamis.

Menurutnya, anggaran yang dikucurkan ini sangat tidak adil dan sedikit dibandingkan dengan daerah/kabupaten lainnya terutama daerah yang tergolong masih aman dan belum memberlakukan PSBB. Sementara, Kampar sudah memberlakukan PSBB, seharusnya mendapatkan anggaran yang lebih besar.

Ardiansyah menuturkan bahwa keputusan yang telah ditetapkan oleh Pemprov Riau tersebut membuat tokoh dan masyarakat kabupaten Kampar kecewa.

"Jika kita bandingkan dengan daerah lain yang jumlah populasi penduduk, luas daerah dan tingkat terdampak kasus Covidnya lebih kecil dari Kampar, malah mendapatkan nilai bantuan lebih besar," cetusnya.

Ia menilai, Pemprov Riau sebagai pemegang anggaran seharusnya lebih jeli dan arif dalam menentukan kebijakan. Kampar merupakan tiga besar jumlah populasi penduduk dan luas daerah terbesar di Provinsi Riau.

"Seperti yang kita ketahui, beberapa hari yang lalu Kampar telah ditetapkan PSBB, Pemprov lah yang mengusulkan PSBB kepada pemerintah pusat. Apalagi, Kampar merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Pekanbaru," pungkas politisi PKS itu.

"Saya ingatkan kepada Gubernur Riau untuk tidak bermuatan politis dalam menentukan kebijakan ini," tegas Ardiansyah.

Ia juga mendesak Gubri untuk segera melakukan perubahan alokasi bantuan keuangan.

"Kepada Pemerintah Kabupaten Kampar kami minta juga melakukan hal yang sama, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat ini kepada bapak Gubernur Riau," ucap tegas.

Diketahui sebelumnya pada tanggal 19 Mei 2020, Gubernur Riau (Gubri) telah mengeluarkan Keputusan Gubernur Nomor: Kpts.848/V/2020 tentang Alokasi Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota untuk Penanganan Dampak Sosial Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang Bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2020.

Adapun nilai bantuan yang telah ditetapkan Pemprov Riau berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor: Kpts.848/V/2020 adalah sebagai berikut: Kota Pekanbaru 26,695,800,000.00, Kampar 6,228,000,000.00, Bengkalis 20,415,600,000.00, Indragiri Hulu 18,342,000,000.00, Indragiri Hilir 12,985,200,000.00, Kuantan Singingi 7,637,400,000.00, Kota Dumai 29,515,500,000.00, Rokan Hulu 7,842,600,000.00, Rokan Hilir 29,647,800,000.00, Pelalawan 5,848,200,000.00, Siak 16,230,600,000.00, dan Kepulauan Meranti 10,215,000,000.00.

Baca juga: DPRD Siak kawal anggaran penanganan COVID-19 hasil refocusing dan realokasi

Baca juga: DPRD Pekanbaru kaget Pemkot tak miliki anggaran tangani COVID-19

Baca juga: Pekanbaru anggarkan Rp112,3 miliar tanggulangi COVID-19
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar