84 paket proyek Dumai senilai Rp131 miliar selesai dilelang

id Proyek lelang dumai, panitia lelang dumai,kota dumai, berita dumai

84 paket proyek Dumai senilai Rp131 miliar selesai dilelang

Walikota Dumai Zulkifli AS (pakai topi) didampingi Sekda Herdi Sulioso (kanan) saat meninjau pelaksanaan pekerjaan proyek fisik. (ANTARA/Abdul Razak)

Dumai (ANTARA) - Unit Layanan Pengadaan Pemerintah Kota Dumai telah menyelesaikan pelelangan 84 paket proyek pengadaan barang dan jasa sistem tender elektronik Tahun Anggaran 2019 senilai Rp131 miliar.

Kepala Bagian Pengadaan dan Pelelangan Setdako Dumai Lutfi Hendradi Dumai, Kamis, mengatakan, dari kegiatan tender elektronik puluhan paket proyek ini, panitia lelang kembali menghemat anggaran sekitar Rp5 miliar.

"Efesiensi anggaran sekitar Rp5 miliar ini diperoleh dari selisih pagu anggaran dengan angka kesepakatan terendah tender proyek 84 paket yang sudah rampung," kata Lutfi.

Dijelaskan, terjadi penghematan anggaran yang dikembalikan ke kas daerah ini adalah keuntungan dari pelaksanaan pelelangan dilakukan secara elektronik.

Pelaksanaan tender kegiatan pengadaan barang dan jasa serta pembangunan infrastruktur pemerintah daerah ini dijalankan dengan layanan pengadaan sistem elektronik oleh tiga kelompok kerja dibentuk.

"Kegiatan pelelangan terpusat di rumah pengadaan oleh panitia lelang terdiri tiga kelompok kerja, dan kita mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa," sebutnya.

Bagian Pengadaan dan Pelelangan Pemkot Dumai saat ini juga mengejar pencapaian 5 dari 17 standar unit layanan pengadaan yang dipersyaratkan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa untuk diterapkan tahun anggaran berikut.

Adapun 17 standar itu, standar kebijakan layanan, standar pengorganisasian layanan, standar pengelolaan aset layanan, standar pengelolaan perubahan, standar pengelolaan kapasitas, standar pengelolaan layanan "helpdesk" dan standar pengelolaan risiko layanan.

Kemudian, standar pengelolaan sumber daya manusia, standar pengelolaan anggaran layanan, standar pengelolaan pendukung layanan, standar pengelolaan hubungan dengan pengguna layanan dan standar pengelolaan kelangsungan layanan.

"Dari 17 standar, kita akan mengejar 5 standar lagi, yaitu standar pengelolaan keamanan perangkat, standar pengelolaan operasional keamanan perangkat, standar pengelolaan keamanan server dan jaringan, standar pengelolaan kepatuhan dan standar penilaian internal," jelasnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Dumai Herdi Salioso menjelaskan dari beberapa kali peninjauan kegiatan fisik bahwa realisasi proyek sejauh ini berjalan cukup memuaskan dan sudah terealisasi mencapai 80 persen.

Sekda Dumai yang baru dilantik ini optimis pekerjaan kegiatan fisik jelang akhir Tahun 2019 bisa terlaksana baik karena hingga kini belum ada laporan masuk terkait proyek belum dilelang atau progres terkendala.

"Laporan realisasi mendekati 80 persen dan kita berharap pelaksanaan kegiatan infrastruktur dan pengadaan dapat terealisasi sesuai target mengingat waktu singkat dan mendekati akhir tahun. Rekanan bekerja agar sesuai aturan dan ketentuan berlaku," kata Herdi.

Baca juga: 450 prajurit pengamanan perbatasan RI Malaysia dilepas di Pelabuhan Dumai

Baca juga: PGN resmikan pengaliran perdana gas rumah tangga di Dumai


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar