Film "John Wick 3" hadirkan pencak silat dan kerambit, Yayan Ruhian bangga

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,film

Film "John Wick 3" hadirkan pencak silat dan kerambit, Yayan Ruhian bangga

Cecep Arif Rahman (kanan) dan Yayan Ruhian menggelar konferensi pers setelah Gala Premier XXI di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019) (ANTARA News/Katriana)

Jakarta (ANTARA) - Yayan Ruhian merasa bangga telah memperkenalkan seni bela diri pencak silat lewat dan kerambit dalam adegan yang dimainkannya pada film "John Wick: Chapter 3 - Parabellum".

"Sebagai masyarakat silat, kami bangga karena di film ini, seperti di film-film sebelumnya, kami bisa memperkenalkan silat sebagai budaya kita," katanya di Gala Premier XXI yang digelar di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (14/5) malam.

Baca juga: Film "Hit & Run" didukung aktor dan aktris terbaik tanah air

Selain pencak silat, Yayan juga merasa bangga memperkenalkan senjata khas Indonesia yakni kerambit.

Dalam adegan puncak yang dimainkan Yayan Ruhian sebagai Shinobi 2 dan Cecep Arief Rahman sebagai Shinobi 1, keduanya berduet menyerang John Wick yang diperankan Keanu Reeves dengan seni bela diri pencak silat dan senjata pamungkas kerambit.

Kebanggaan keduanya menjadi warga Indonesia tidak cukup dengan memperkenalkan pencak silat dan kerambit, karena dalam adegan yang mereka mainkan, keduanya juga berdialog dalam Bahasa Indonesia di sela-sela pertarungan.

"Film John Wick: Chapter 3 - Parabellum" bercerita tentang pelarian diri John Wick setelah membunuh seorang anggota serikat pembunuh internasional.

Ia diburu di mana-mana dengan imbalan 14 juta dolar AS bagi mereka yang berhasil menemukan dan membunuhnya.

Film produksi terbaru Summit Entertainment - Lionsgate ini akan tayang internasional secara serentak pada Jumat, 17 Mei 2019.

Baca juga: Ditawari main film, Toran Waibro bilang sempat takut diculik

Baca juga: Sutradara "Avengers: Endgame" potong adegan antara Thor dan Valkyrie

Baca juga: Film Pokemon: Detective Pikachu, menggemaskan dan memantik nostalgia


Pewarta: Katriana
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar