Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya saat dikonfirmasi menyebutkan, baik supir truk maupun supir minibus akan diperiksa.
"Kedua supir diperiksa tentunya. Namun untuk pengemudi minibus masih menunggu perkembangan kesembuhannya dulukarena kondisi luka yang dialami," kata Nandang kepada ANTARA melalui pesan singkat.
Lanjutnya, hingga kini pihak Satlantas Polres Kampar bersama instansi terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti.
"Selain supir, personel juga meminta keterangan para saksi yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut guna memenuhi penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.
Dipaparkan Nandang, kecelakaan ini merenggut nyawa Tomo Suwirman (25), Annisa Rahmati (19) dan Zahra Suwirman (12). Ketiganya merupakan anak dari pengemudi Janawir (57) dan Sumarni (53).
Kejadian berawal saat mobil yang dikemudikan Janawir bergerak dari Simpang Panam Garuda Sakti ke arah Simpang Kubang. Sesampainya di lokasi, Janawir kehilangan konsentrasi sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Hal itu menyebabkan kendaraan oleng lalu bergerak melebar kekiri jalan
Naas, karena jarak yang terlalu dekat, bagian kiri mobil tersebut kemudian menabrak truk tronton dengan nomor polisi BM 8196 AU yang sedang terparkir.
Akibat kejadian tersebut, Tomo tewas di TKP sedangkan Annisa dan Zahra sempat dibawa ke Rumah Sakit terdekat sebelum akhirnya meninggal dunia.
"Ayah dan ibu dari keluarga ini mengalami luka-luka dan saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di RS Aulia Pekanbaru," pungkas Nandang.
Baca juga: VIDEO - Tabrak truk parkir, tiga orang tewas di depan SMA Plus Riau
Baca juga: Kecelakaan maut di tol Pekanbaru-Dumai, satu tewas