Industri otomotif mulai bangkit, penjualan ritel Daihatsu naik 10,6 persen

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,otomotif

Industri otomotif mulai bangkit, penjualan ritel Daihatsu naik 10,6 persen

PT Astra Daihatsu Motor (ANTARA/Ho)

Jakarta (ANTARA) - Industri otomotif Indonesia kini mulai bangkit dari keterpurukan yang disebabkan oleh pandemi wabah virus corona. Tercatat, penjualan otomotif nasional kembali cetak rekor tertinggi pada April 2021 dengan membukukan capaian sebesar 79 ribu unit, atau naik sekitar 2,6 persen dibandingkan Maret 2021.

Tingginya minat beli akan kendaraan baru juga disebabkan oleh adanya kebijakan yang diberikan oleh pemerintah melalui insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM), dan itu juga dirasakan oleh Daihatsu yang mengalami kenaikan dalam penjualan ritel sebesar 10,6 persen atau 13 ribu unit kendaraan pada April 2021.

Baca juga: Sambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 2021, Honda siapkan "THR" untuk konsumen baru

Marketing Director dan Corporate Planning & Communication Director PT ADM, Amelia Tjandra mengungkapkan bahwa dengan pencapaian ini, market share Daihatsu di bulan April 2021 naik menjadi 17,2 persen, lebih besar dibandingkan Maret 2021, yang hanya mencapai 16,0 persen.

"Daihatsu optimis, pasar mobil di bulan selanjutnya akan tetap bergairah seperti yang terjadi pada bulan Maret dan April 2021. Kami mendukung himbauan pemerintah untuk tidak mudik, karena Daihatsu percaya himbauan ini akan menekan penyebaran COVID-19, sehingga ekonomi Indonesia bisa kembali kondusif," ungkap Amelia Tjandra dalam keterangan resminya, Senin.

Pada bulan April penjualan Daihatsu didominasi oleh tiga model utama, yaitu Sigra sebanyak 3.591 unit, yang berkontribusi sebesar 26,3 persen, disusul Gran Max Pick Up dengan hasil 3.381 unit atau 24,7 persen, dan Terios yang mencapai 2.481 unit atau 18,1 persen.

Baca juga: Kendaraan listrik Kia EV6 laku keras di Eropa

Baca juga: Hyundai Motor akan luncurkan merek Genesis di Eropa musim panas ini


Pewarta: KR-CHA

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar