Jadi penghubung Kandis-Bengkalis, jalan ini masih belum beraspal

id jalan siak, siak, kabupaten siak

Jadi penghubung Kandis-Bengkalis, jalan ini masih belum beraspal

Bupati Siak, Alfedri bersama warga Kampung Pencing Bekulo yang jalannya belum beraspal.(ANTARA/Bayu Agustari Adha)

Siak (ANTARA) - Jalan Pencing Lestari di Kampung Pencing Bekulo, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak hingga saat ini masih berupa tanah dan belum beraspal, padahal ini merupakan akses penghubung di perbatasan menuju Kabupaten Bengkalis.

"Riau kalau dana tak ada yang kurang, kalau melihat hasil Riau. Tapi sampai saat ini belum ada jalan ini baik, syukurlah kalau Bupati Siak sekarang akan membangun," kata Tetua Kampung Pencing Bekulo, Ahmad (71), Rabu.

Jalan yang berada di Dusun Lestari II ini merupakan penghubung ke Desa Beringin, Kecamatan Talang Muandau, Bengkalis. Kondisinya saat ini masih jalan tanah, banyak gelombang dan batu-batu sehingga ketika panas berdebu dan ketika hujan becek serta tergenang.

Terlebih lagi, akses tersebut merupakan bekas jalan Perusahaan Hutan Tanaman Industri PT Arara Abadi. Namun sudah sejak tahun 2000 ditinggalkan perusahaan dan tidak tersentuh hingga saat ini.

Hal tersebut diungkapkannya langsung saat menerima kedatangan Bupati Siak, Alfedri. Perjalanan sulit ditempuh mulai dari Jalan Lintas Kandis, menerjang jalan tanah Perkebunan Sawit PT Ivomas, bagian aspal Kampung Pencing Bekulo hingga terakhir Jalan Pencing Lestari tersebut.

"Ini rencananya diaspal menuju perbatasan, kita usulkan melalui program dana alokasi khusus sekitar 3 kilometer dulu. Ini tentu untuk memperlancar akses transportasi masyarakat," ujarnya.

Ikut meninjau jalan itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Permukiman Siak, Irving Kahar menyampaikan panjang jalan ini sekitar 9,2 km dan lebar 10. Tahun ini pihaknya membuat usulan peningkatan jalan dengan aspal sepanjang 3,2 km.

"Anggarannya Rp14,6 miliar pada 2021, ini nanti bertahap. Jalan ini menghubungkan Bengkalis dengan Siak dan sudah ada kerjasama regional Program Siak Bedelau," ungkapnya.

Baca juga: Dua beruang madu masuk ke perkampungan di Siak dan memangsa ayam

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar