Presiden Jokowi minta manajemen data terkait COVID-19 diperbaiki agar penanganannya lebih cepat

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, corona

Presiden Jokowi minta manajemen data terkait COVID-19 diperbaiki agar penanganannya lebih cepat

Presiden Joko Widodo. (ANTARA/Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo meminta agar manajemen data terkait Covid-19 diperbaiki menjadi lebih rapi dan satu pintu sehingga lebih mudah dalam menentukan langkah dan mengambil keputusan.

“Berkaitan dengan satu data, seperti yg saya sampaikan pada ratas Selasa lalu, bahwa manajemen untuk satu data ini diperbaiki,” kata dia, dalam Rapat Terbatas (melalui konferensi video) dengan topik Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Baca juga: PT. Angkasa Pura I layani 7.931 penerbangan pada masa larangan mudik Lebaran

Ia ingin agar satu data tersebut benar-benar menjadi perhatian bersama seluruh pihak yang terkait dengan percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Dengan begitu, kata dia, dapat dilakukan pelaporan secara real time, dari laboratorium, dari Gugus Tugas, dan dari daerah-daerah. “Sehingga dalam pengambilan keputusan atau kebijakan bisa tepat, bisa akurat, untuk itu sekali lagi saya minta pintunya hanya satu,” katanya.

Ia juga ingin agar fokus dan berkonsentrasi diarahkan ke sejumlah wilayah dengan angka penyebaran masih tinggi.

Tercatat tiga provinsi yang laju penyebarannya masih tinggi yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan. “Tolong ini jadi perhatian khusus, sehingga angka penyebarannya bisa kita tekan lebh turun lagi,” kata dia.

Baca juga: Kemenperin sebut industri makanan dan minuman siap beroperasi pada situasi normal baru

Baca juga: Sebanyak 2.428 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sudah sembuh


Pewarta : Hanni Sofia