Klaster Magetan diminta kooperatif, satu orang positif COVID-19 kembali bertambah di Bengkalis

id Pemkab Bengkalis,magetan, bengkalis, kabupaten bengkalis

Klaster Magetan diminta kooperatif, satu orang positif COVID-19 kembali bertambah di Bengkalis

Satu orang pasien positif Covid-19 kembali bertambah di Bengkalis.

Bengkalis (ANTARA) - Dinas Kesehatan Bengkalis Riaumengungkapkan bahwa ada penambahan satu orang pasien positif Covid-19, Senin (11/5).

Pasien tersebut berinisial MVR (15) dari Kecamatan Siak Kecil yang merupakan klaster dari pondok pesantren Magetan Jawa Timur.

"Hari ini ada penambahan, sehingga total pasien postif COVID-19 di Kabupaten Bengkalis menjadi enam orang," ujar Kadiskes Bengkalis Ersan Saputra.

Dikatakan Ersan, MVR diduga melakukan kontak erat dengan pasien YG (23) dan saat ini sudah diisolasi di RSUD Bengkalis.

"Awalnya MVR dites cepat dan hasilnya negatif, akan tetapi karena ada kesadaran kemudian dilakukan swab dan hasilnya positif," kata Ersan.

Ersan juga meminta kepada santri lainnya yang merupakan satu klasterMagetan untuk kooperatif memeriksakan diri ke RSUD Bengkalis.

"Totalnya ada 26 santri dari klasterMagetan, dan kita minta kepada santri lainnya untuk kooperatif dikarantina dan paling lama tiga atau empat hari, kalau hasil swabnya negatif silahkan pulang kecuali hasilnya positif harus mendapatkan perawatan," kata Ersan.

Ditambahkan Ersan, rapid test tidak bisa menjadi jaminan dan acuan, hanya langkah awal untuk mengetahui gejala, untuk hasil pasti harus dilakukan swab.

"Jadi kepada santri lainnya kita minta untuk dilakukan karantina di rumah sakit bukan karantina mandiri yang saat ini dilakukan santri di rumah masing-masing," pinta Ersan.

Baca juga: Empat pelaku illegal logging ditangkap Polres Bengkalis

Baca juga: Hingga April 2020, BPBD Bengkalis tangani lima kasus Karhutla