Masih ingat dua Panwas Rohul yang wafat? Begini kisah akhirnya

id Bawaslu,kpps, santunan bawaslu

Proses pemakaman seorang petugas KPPS di TPS 1 Desa Brdeng Sikuran, Kecamatan Inuman, Kab Kuansing, Riau, yang meninggal akibat kecelakaan, sepulang dari pleno PPK. (Foto Humas KPU Riau)

Pekanbaru (ANTARA) - Badan Pengawas Pemilihan Umun Provinsi Riau menyerahkan santuan kepada dua keluarga Pengawas Pemilu yang gugur dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Presiden dan wakil serta Pemilihan Legislatif 2019 di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Penyerahan santunan diselenggarakan di sela-sela acara bimbingan teknis persiapan laporan akhir dan penyusunan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Rambah Tengah Utara, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu dengan peserta dari Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Rokan Hulu, Jumat.

Dua Panwas yang meninggal di Rohul yakniSyafrial Dasa adalah Pengawas Kelurahan Desa (PKD) Babussalam dan Salamat Nasution adalah Bendahara Panwaslu Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Rokan Hulu.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Rusidi Rusdan mendaulat Bupati Rohul H.Sukimanuntuk menyerahkan santunan tersebut dan disaksikan oleh peserta bimtek.

Dalam Sambutannya, Rusidi menyampaikan ucapan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum dan mengajak semua peserta bimtek untuk tetap semangat dam mengawal demokrasi.

Rusdi Rusdan mengatakan, santunan kematian bagi pengawas Pemilu berasal dari APBN. Setiap Pengawas Adhoc yang meninggal mendapatkan santunan sebesar Rp36 juta yang diserahkan langsung kepada ahli waris.

"Atas nama keluarga besar Bawaslu Riau, dan Bawaslu Kabupaten Rohul, Kami turut berduka atas berpulangnya keluarga almarhum, dan untuk seluruh sahabat pengawas jaga kesehatan dan tetap semangat dalam mengawal demokrasi di Provinsi Riau," ujar Rusidi.

Jumlah Pengawas Pemilu yang meninggal dunia pada pelaksanaan Pemilu 2019 di Riau ada enam orang tersebar di Kabupaten Meranti, Inhu, Rohul dan Kota Pekanbaru.

Meskipun tahapan pemilu tahun 2019 telah berakhir, lanjutnya, namun masih ada tahapan yang harus pengawas selesaikan bersama.

Rusidi berharap di akhir masa tugas panwascam yang tinggal dua hari lagi hingga 30 Junisecara administrasi, Panwascam se-Kabupaten Rokan Hulu harus tetap menjaga dan menjalin hubungan silaturahmi.

"Walaupun tinggal beberapa hari lagi masa dinas Saudara (Panwascam) habis, jangan sampai silaturahmi kita berhenti. Tetap jalin komunikasi dan silaturahmi," imbuh Rusidi

Baca juga: Sandiaga Uno kunjungi keluarga KPPS yang meninggal dunia di Pekanbaru

Baca juga: Kemenkes selesaikan investigasi atas meninggalnya petugas KPPS empat provinsi


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar