Mengembangkan daya tarik Festival Bekudo Bono

id bono, festival bekudo bono

Mengembangkan daya tarik Festival Bekudo Bono

Peselancar sedang beraksi di Teluk Meranti menikmati ombak Bono. (Antarafoto/Roni Muharrman/13)

Pelalawan (ANTARA) - Kabupaten Pelalawan, Riau, mempunyai agenda wisata menarik dan sudah mendunia, yakni Festival Bekudo Bono yang biasanya dilaksanakan setiap akhir tahun.

Festival Bekudo Bono adalah kegiatan surfing atau selancar di atas ombak Sungai Bono. Meski cuma gelombang sungai, ombak Sungai Bono dikenal dikenal sangat menantang untuk ditaklukan sehingga sejumlah peselancar asing ingin menjajal sensasinya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pelalawan Andi Yuliandri kepada sejumlah wartawan belum lama ini mengaku sedang mempersiapkan ajang wisata tahunan tersebut.

Dia optimistis Festival Bekudo Bono tetap akan meriah seperti tahun-tahun sebelumnya yang juga dihadiri peselancar dari Eropa dan Amerika.

Biasanya kegiatan yang dilaksanakan di Teluk Meranti tersebut dihadiri ratusan ribu pengunjung.

Sebelumnya, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan untuk meningkatkan kunjungan wisawatan ke Festival Bekudo Bono yang diutamakan adalah perbaikan infrastruktur jalan untuk menuju lokasi tersebut.

Menurutnya, jika jalan ke Teluk Meranti mulus maka akan memudahkan pengunjung mendatangi Festival Bekudo Bono sehingga kegiatannya akan lebih meriah.

Nantinya Pemerintah Provinsi Riau akan bekerjasama dengan Pemkab Pelalawan untuk membangun jalan tersebut agar Festival Bekudo Bono dan ajang wisata turunannya turut terdongkrak.

Ombak Bono seperti diketahui merupakan fenomena alam karena pertemuan dua arus dari Sungai Kampar dan gelombang laut dari daerah muara. Fenomena ini mencapai puncaknya di Semenanjung Kampar setiap akhir tahun, dan tinggi ombak bisa mencapai dua hingga lima meter.

Rangkaian Festival Bekudo Bono pada umumnya dibuka dengan sejumlah permainan rakyat yang menjadi kearifan lokal, seperti gasing, enggrang, bakiak, permainan gala dan permainan tradisional lainnya.

Keunikan gelombang Bono memang menjadi daya tarik tersendiri sehingga tak heran ajang wisata itu dibuat setiap tahun. (adv)

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar