Gubernur Riau: persoalan jalan Sinaboi-Dumai sudah disampaikan ke Menteri LHK

id gubernur riau syamsuar,jalan sinaboi dumai,berita riau terbaru,berita riau terkini,berita riau antara

Gubernur Riau Syamsuar didampingi Bupati Rokan Hilir Suyatno saat tiba di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir pada Minggu (14/4/2019) sore. (Antaranews/ Dedi Dahmudi)

Rokan Hilir, Riau (ANTARA) - Gubernur Riau, Syamsuar menyebutkan persoalan ruas jalan Sinaboi di Kabupaten Rokan Hilir menuju Kota Dumai yang masuk dalam kawasan hutan sudah disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

"Saya kemarin kebetulan bersama Menteri LHK dan menyampaikan hal itu. Dan ini memang sudah perintah Presiden RI terhadap jalan-jalan, pemukiman yang masuk kawasan hutan ini menjadi prioritas untuk dapat dibantu, agar nanti dapat berguna untuk kepentingan rakyat kita semua dalam rangka memajukan daerah," kata Syamsuar saat melakukan kunjungan kerja di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Senin.

Gubernur Riau beserta rombongan tiba di Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir pada Minggu (14/4) sore. Kemudian pada Senin (15/4) membuka Rapat Koordinasi Camat dan Penghulu se Kabupaten Rokan Hilir.

Baca juga: Ingin imbangi Thailand, Gubernur Riau terbitkan Pergub Pariwisata Halal

Syamsuar mengatakan, selain sudah mengusulkan ruas jalan Sinaboi-Dumai, Pemerintah Provinsi Riau juga masih menunggu bagaimana menyelesaikan jalan Kereta Api dari Sumatera Utara menuju Kabupaten Rokan Hilir, dan langsung ke Kota Dumai.

Mengenai jalan Kereta Api tersebut, dia menegaskan sudah bertemu langsung dengan Gubernur Sumatera Utara di Medan.

"Oleh pak Gubernur sudah sampaikan jalan ini sekarang sudah sampai ke Labuhan Batu. Labuhan Batu pindah ke Baganbatu aja lagi," ujar Syamsuar.

Persoalan itu, kata dia, sudah disampaikan kepada Bupati Rokan Hilir, dan berharap juga nanti Dinas Perhubungan bisa saling membantu. Termasuk semua Camat dan Kepala Desa juga dapat membantu agar ruas jalan tersebut segera dibebaskan tanahnya, sehingga ruas jalan kereta api bisa segera terealisasi.

"Kita kan tak pernah merasakan bagaimana butuhnya jalan Kereta Api. Di Riau ini dulu jalan Kereta Api zaman nenek moyang kita dulu, yang ada pun tak semua wilayah," tuturnya.

Program infrastruktur tersebut menurutnya sangat bermanfaat sekaligus juga bisa memelihara jalan yang sudah ada.

"Jadi multifungsi sebenarnya. Kalau jalan Kereta Api ada, pasti jalan kita yang ada ini bisa dipertahankan apalagi nanti jalan Tol yang insya Allah tahun ini juga selesai sampai ke Dumai," demikian Syamsuar.

Baca juga: Riau kembangkan Pariwisata Halal dapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata

Baca juga: Gubernur Riau: contoh kebiasaan bersih-bersih pedagang di Bali


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar