Polisi selidiki Karhutla Riau di konsesi perusahaan sawit di Pelalawan

id karhutla riau,karhutla 2019,polda riau,satgas darurat karhutla riau,PT SSS,kelapa sawit

Polisi selidiki Karhutla Riau di konsesi perusahaan sawit di Pelalawan

Foto udara kebakaran lahan gambut di Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, yang diduga kuat masuk di dalam konsesi perusahaan kelapa sawit PT SSS. (foto istimewa)

Pekanbaru (ANTARA) - Kepolisian Daerah Riau menyatakan telah menurunkan tim guna menyelidiki dugaan areal lahan konsesi perusahaan kelapa sawit yang terpantau mengalami kebakaran di Kabupaten Pelalawan, pada medio pekan ini.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu mengatakan penyidik yang menangani dugaan kebakaran di lahan korporasi tersebut berasal dari satuan Polres Pelalawan.

"Satreskrim Pelalawan sudah ke lapangan," kata Sunarto singkat.

Namun, Sunarto mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut hasil penyelidikan tersebut. "Segera dikabari setelah ada informasi lebih lanjut," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran lahan terjadi di konsesi perusahaan sawit Riau

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi yang dionfirmasi terpisah belum memberikan respon terkait penyelidikan yang dilakukan oleh jajarannya itu. Sejatinya, Polda Riau sebagai Satgas Penegakan Hukum Karhutla memiliki kebijakan tersendiri dalam menangani perkara kebakaran lahan yang melibatkan korporasi.

Polda Riau melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus kerap memberikan pendampingan atau "backup" kepada jajaran Polres yang tengah menyelidiki kebakaran lahan di lahan perusahaan.

Namun, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Pol Gidion Arif Setiawan juga belum memberikan komentar terkait dugaan lahan korporasi yang terbakar di wilayah tersebut.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri perintahkan tindak tegas korporasi terlibat Karhutla!

Sementara itu, Wakil Komandan Satgas Karhutla Riau, Edwar Sanger mengaku belum menerima informasi dugaan kuat kebakaran di lahan perusahaan bernama PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) yang ditemukan oleh organisasi lingkungan hidup, Greenpeace.

Namun, Edwar berjanji akan memeriksa informasi tersebut.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Rusmadya Maharuddin mengatakan indikasi kuat itu didapatkan dari hasil analisis titik koordinat dari foto dokumentasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait pemadaman kebakaran lahan di daerah Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan.
Foto udara kebakaran lahan gambut di Pangkalan Terap Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, yang diduga kuat masuk di dalam konsesi perusahaan kelapa sawit PT SSS. (foto istimewa)


Pada foto yang diambil pada tanggal 12 Maret 2019 itu, didapatkan lokasi kebakaran pada titik koordinat 0?11?43?, 102?18?36? dan 0?11?54?, 102?18?48?. Ketika dicek melalui citra satelit dan dipadukan dengan data peta Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit yang dimiliki Greenpeace, lokasinya berada di dalam konsesi PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS).

"Memang benar lokasi koordinat itu di PT. Sumber Sawit Sejahtera, PT. SSS itu. Dari hasil `fire monitrong? yang kita lakukan juga, itu ternyata di PT. SSS ini pada tahun 2014, 2015 itu terjadi kebakaran juga. Kemudian di tahun 2018 sama 2019 sekarang ini juga kita temukan kebakaran juga," kata Rusmadya.

Baca juga: Jumlah titik panas Karhutla di Riau melonjak, begini penjelasan BMKG
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar