Gandeng Sejumlah Pihak, BNN Aceh Upayakan Peralihan Bekas Lahan Ganja

id gandeng sejumlah, pihak bnn, aceh upayakan, peralihan bekas, lahan ganja

Gandeng Sejumlah Pihak, BNN Aceh Upayakan Peralihan Bekas Lahan Ganja

Lhokseumawe (Antarariau.com) - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Kehutanan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, membahas tentang program Grand Design Alternative Development (GDAD), yang merupakan sebuah program alternatif kultivasi tanaman ganja.

Kepala BNNK Bireun Saiful Fadhli, di Lhokseumawe mengatakan, bahwa kegiatan audiensi yang dilakukan di ruang rapat kantor Bupati Bireun pada Senin kemarin, dihadiri langsung oleh Bupati Bireun H. Saifannur beserta Wakil Bupati Muzakkar A.Gani.

Sedangkan dari pihak BNN dihadiri oleh Kepala Subdit Masyarakat Desa Hendrajid. Sementara dari pihak Kementrian Sedangkan dari Kementerian Kehutanan diwakili oleh Dirjen Peternakan dan Perkebunan, Dr. Ir. Agus Wahyudi beserta jajarannya.

Lanjut Saiful, Bupati Bireun sangat setuju dan siap berkolaborasi serta bersinergi secara komprehensif melalui seluruh jajarannya untuk mensukseskan program Alternatif Development (Kultivasi Tanaman Ganja). Apalagi, menurut bupati, ganja dan sabu sudah masuk sampai ke wilayah pedesaan. Bahkan Kabupaten Bireuen merupakan salah satu daerah penghasil Ganja.

"Oleh karena itu, Bupati Bireun mendukung penuh dan secara sinergis bersama BNN dan Kementerian terkait untuk menggarap program ini secara serius dan berkelanjutan," ungkap Saiful meniru ucapan Bupati Bireun.

Sementara itu, sambung Kepala BNNK Bireun lagi, pihak BNN memberikan apresiasi atas dukungan dan respon cepat dari Bupati Bireuen bersama stakeholder terkait lainnya untuk menyukseskan program Alternative Development.

"Sejatinya program ini tidak hanya berfokus kepada alih fungsi lahan tanaman ganja semata. Akan tetapi dapat dijadikan sebagai program strategis terhadap pencegahan dan penurunan angka peredaran dan penyalahgunaan Narkoba dalam dimensi pembangunan manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan," jelas Saiful.

Tambahnya, dengan program dimaksud itu juga, dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, peningkatan kualitas kesehatan, pelestarian lingkungan, ketahanan pangan, agro wisata dan pendidikanan serta pembangunan mental masyarakat untuk tidak menyalahgunakan Narkoba, pungkas Kepala BNNK Bireun tersebut.