Triwulan II-2016, Komponen Pengeluaran Akhir Konsumsi Pemerintah Riau 6,88 Persen

id triwulan ii-2016, komponen pengeluaran, akhir konsumsi, pemerintah riau, 688 persen

Triwulan II-2016, Komponen Pengeluaran Akhir Konsumsi Pemerintah Riau 6,88 Persen

Pekanbaru (Antarariau.com) - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat dari pertumbuhan ekonomi Riau triwulan II-2016 terhadap triwulan II-2015 dari sisi pengeluaran pertumbuhan, tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi akhir pemerintah sebesar 6,88 persen.

"Dari sisi internal pertumbuhan ekonomi Riau dari sisi pengeluaran tertinggi kedua adalah komponen pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga sebesar 5,80 persen," kata Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi Riau, Joni Kasmuri dalam keterangannya, di Pekanbaru, Senin.

Menurut dia, dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan dua tahun 2016 terhadap triwulan dua 2015 terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga (PKRT), pengeluaran konsumsi akhir pemerintah (PKP), pengeluaran konsumsi akhir lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (PKLNPRT) serta pembentukan modal tetap bruto (PMTB).

Ia menyebutkan, PMTB tercatat sebesar 3,09 persen dan komponen pengeluaran konsumsi akhir lembaga non-profit yang melayani rumah tangga sebesar 3,14 persen.

"Dari sisi eksternal, ekspor mengalami kontraksi seiring dengan ekspor barang terutama kelompok barang migas yang terkontraksi akibat lifting produksi minyak yang turun beberapa triwulan terakhir," katanya.

Ekspor barang dan jasa ke luar negeri kata Joni, turun atau terkontraksi sebesar -9,11 persen.

Sementara itu, impor barang dan jasa ke Luar negeri tumbuh sebesar 15,63 persen struktur PDRB Provinsi Riau menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku triwulan II-2016 sedikit mengalami perubahan dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya.

"Hal ini terutama disebabkan oleh kontribusi ekspor barang dan jasa ke luar negeri yang semakin berkurang terhadap total PDRB Provinsi Riau seiring dengan turunnya harga beberapa komoditas utama ekspor barang asal Provinsi Riau dan melambatnya perekonomian mitra dagang utama ekspor barang asal Provinsi Riau, seperti Tiongkok dan India," katanya.

Sedangkan kontribusi ekspor barang dan jasa ke luar negeri tercatat sebesar 27,07 persen. Namun pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga dan PMTB masing-masing berkontribusi sebesar 35,90 persen dan 32,64 persen.

Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau triwulan II-2016 (y-on-y), komponen pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga merupakan komponen dengan sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 1,95 persen, diikuti komponen PMTB sebesar 0,93 persen dan komponen pengeluaran konsumsi akhir pemerintah 0,27 persen.

"Untuk ekspor barang dan jasa ke luar negeri justru mengalami kontraksi atau minus 3,57 persen," katanya.