Ini alasan pria di Kuansing nekat membunuh

id Pembunuhan di Kuansing

Ini alasan pria di Kuansing nekat membunuh

Polres Kuansing saat pengungkapan kasus pembunuhan pria bernama Arsyad yang ditemukan bersimbah darah (ANTARA/Ho-Polres Kuansing)

Kuantan Singingi (ANTARA) - Pria berinisial PT (21) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) nekat menghabisi nyawa Arsyad (41) lantaran tak terima ditegur saat mengendarai sepeda motor dengan menarik gas cukup tinggi.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito saat dikonfirmasi, Jumat, menjelaskan sebelumnya sempat terjadi perselisihan di antara keduanya lantaran korban menegur PT.

"Pembelaan pelaku karena jalannya mendaki sehingga tentu sepeda motor digas agak tinggi. Sempat terjadi pertikaian, namun dipisah oleh warga," terang Pangucap melalui telepon.

Tak berhenti di situ, amarahkorban dan pelaku masih berlanjut. Saat berpapasan, perkelahian kembali terjadi di antara keduanya. PT yang baru pulang dari kebun kemudian membacok Arsyad dengan parang yang dibawanya.

"Parang sempat dibuang ke parit di perkebunan. Setelah ditangkap, pelaku memberitahu lokasi ia membuang barang bukti tersebut," lanjutnya.

Berdasarkan pemeriksaan, akibat parang tersebut korban mengalami sembilan luka di tubuhnya. Hal itu sesuai dengan pernyataan pelaku yang mengaku melayangkan parang sebanyak sembilan kali.

Setelah peristiwa terjadi, PT kemudian pulang ke rumahnya di Kecamatan Inuman dan pamit pergi ke istrinya. Ia bersembunyi di dalam kebun di sekitaran rumahnya.

"Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara," pungkas Pangucap.

Sebelumnya diketahui, penemuan mayat seorang pria di tengah Jalan Pertanian Pematang Sialang, Desa Kompe Berangin, Kecamatan Cerentu, Kabupaten Kuansing menggegerkan masyarakat sekitar, Selasa (4/7).

Pria itu ditemukan dalam keadaan bersimbah darah dengan beberapa luka parah di beberapa bagian tubuhnya.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito saat dikonfirmasi, Rabu, menjelaskan pria yang diketahui bernama Arsyad (41) ini pertama kali ditemukan warga yang melintas.

“Korban ditemukan bersimbah darah oleh warga yang sedang melintas di TKP. Saksi kemudian melaporkan ke keluarga korban,” terang Pangucap saat dikonfirmasi.