Unri tingkatkan kemampuan akademik mahasiswa penerima KIP Kuliah

id 7nri, univeraitas riau, KIP Kuliah

Unri tingkatkan kemampuan akademik mahasiswa penerima KIP Kuliah

Mahasiswa peserta KIP Kuliah di Universitas Riau. (ANTARA/dok)

Pekanbaru (ANTARA) - Universitas Riau (Unri) menyelenggarakan sosialisasi kepada 1.300 mahasiswa penerima manfaat program bantuan Kartu Indonesia Pintar KIP Kuliah dan afirmasi untuk meningkatkan mutu akademik, pembangunan karakter (character building) dan kepemimpinan (leadership) bagi mahasiswa penerima mahasiswa KIP kuliah dan afirmasi Dikti secara hybird di Pekanbaru, Senin (12/12).

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Riau Prof Dr Iwantono dalam kesempatan tersebut mengatakan Kartu Indonesia Pintar(KIP) Kuliahmerupakan bantuan biayapendidikandari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

"Prestasi pada KIP Kuliah ditujukan untuk menjamin penerimanya terseleksi dari yang benar-benar mempunyai potensi dan kemauan untuk menyelesaikan pendidikan tinggi. Mahasiswa yang telah mendapat bantuan harus memanfaatkannya sebaik mungkin, utamanya dalam mengukir prestasi," ucapnya.

Selain itu, diperlukan keseriusan mahasiswa penerima KIP Kuliah dan Afirmasi dalam menyelesaikan pendidikan perkuliahan dengan baik serta mengejar peluang-peluang yang diberikan kampus untuk meningkatkan soft skill peserta didik dan mengikuti ajang talenta yang diselengarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini.

"Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengasah diri dalam peningkatan soft skill yang tidak hanya mengejar juara saja. Kita memang tidak merasakannya di saat sekarang, tetapi ini akan dirasakan ketika kita telah menamatkan perkuliahan dan memasuki dunia kerja," ujarnya.

Hasil riset menunjukkan, mahasiwa tamatan universitas yang berkiprah di instansi maupun perusahanyang dulunya aktif di organisasi, mengikuti ajang talenta maupun perlombaan, terlihat peningkatan prestasi karirnya di tempat kerja lebih unggul dari pada yang tidak aktif.

Sementara itu, Sub Koordinator KIP Kuliah Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), Muni Ika MPd selaku

narasumber, menyampaikan pemerintah mengharapkan para mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah untuk beradaptasi dengan kemajuan zaman.

Perubahan teknologi dan dinamika global saat ini memaksa mahasiswa untuk terus memperkaya diri.

“Jangan menjadi mahasiswa yang biasa-biasa saja, tetapi harus menjadi mahasiswa yang siap menerima perubahan. Seiring kemajuan teknologi, tidak ada lagi sekat yang membatasi mahasiswa untuk berprestasi. Memperoleh ilmu tidak hanya dari bangku perkuliahan. Namun, saat ini mahasiswa dapat melihat dunia luar dengan mudah berbekal teknologi," tuturnya.