PON: Lifter Riau Pecahkan Rekor PON Terdahulu

id pon lifter, riau pecahkan, rekor pon terdahulu

Pekanbaru, (antarariau) - Lifter Riau M Reynaldi Z sukses menyabet medali emas angkat besi kelas +105 kilogram (kg) PON XVIII/2012, sekaligus memecahkan rekor PON sebelumnya.

Bertanding di Hotel Ratu Mayang Garden Pekanbaru, Jumat, Reynaldi mencatatkan total angkatan 333 kg.

Ia berhasil melakukan angkatan snatch seberat 142 kg, serta C&J (clean and jerk) 191 kg.

Selain itu, ia juga berhasil memecahkan rekor PON 2008 di Kalimantan Timur (Kaltim) dari 188 kg menjadi 191 kg untuk jenis angkatan C&J.

Medali perak diraih oleh Rendi RA dari Kaltim dengan total angkatan 328 kg. Sedangkan, lifter Dedy Apriyanto dari Jawa Timur (Jatim) harus puas dengan perunggu karena hanya berhasil menghimpun total angkatan 327 kg.

Partai final berlangsung cukup sengit dan Reynaldi semula kurang diunggulkan, meski mendapat dukungan penuh dari suporter tuan rumah.

Pada angkatan snatch, ia hanya berhasil mengangkat barbel 142 kg. Sementara lifter Jatim, Dedy Apriyanto, justru berada di atas angin karena berhasil mencatatkan angkatan 146 kg.

Namun, situasi berbalik pada angkatan C&J karena Reynaldi pada angkatan pertama sukses mencatatkan angka tertinggi yakni 177 kg. Persaingan berlangsung sengit pada percobaan kedua karena Rendi RA berbalik unggul dengan angkatan 188 kg, meninggalkan Dedy yang hanya 181 kg, dan Reynaldi 183 kg.

Namun, akhirnya Reynaldi meninggalkan para pesaingnya diangkatan ketiganya dengan berat barbel 191 kg. Pencapaian itu tak bisa dilampaui lifter lainnya, sekaligus memecahkan rekor PON sebelumnya atas nama Bayu Apriliawan dari Lampung.

Bayu bahkan tampil sangat buruk karena tak sekalipun berhasil mengangkat barbel dalam dua percobaan sehingga langsung gugur.

"Saya tak menyangka bisa dapat emas, apalagi memecahkan rekor," kata Reynaldi.