Bersama ACT, ulama di Pekanbaru ajak jurnalis berjihad untuk Palestina

id ACT, ACT Riau

Bersama ACT, ulama di Pekanbaru ajak jurnalis berjihad untuk Palestina

Proses pembubuhan tanda tangan sebagai bentuk dukungan kepada Palestina. (ANTARA/Riski Maruto/21)

Pekanbaru (ANTARA) - Sejumlah ulama di Kota Pekanbaru mengajak jurnalis untuk berjihad membela Palestina dengan menyajikan berita yang benar demi meluruskan hoaks yang banyak beredar.

"Senjata kita adalah HP (handphone) dan kamera mari pergunakan untuk menyajikan fakta," kata Ustaz Muhammad Yunus Lubis saat peluncuran Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina di Pekanbaru, Kamis.

Menurut ulama yang tergabung dalam Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) wilayah Provinsi Riau ini, membantu Palestina di tengah gempuran Israel adalah semata-mata bentuk nilai kemanusiaan.

"Apapun agamanya mari bantu Palestina. Nanti HP kita, kamera kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah SWT, dipergunakan untuk apa saja," kata Muhammad Yunus.

Sementara perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau Ustaz Zulhusni Domo mengatakan Palestina adalah saudara Indonesia karena negara yang paling awal mengakui kemerdekaan Republik Indonesia sehingga sudah selayaknya masyarakat membela Palestina.

Selain itu, lanjutnya, hal lain yang menjadikan Palestina layak dibela adalah negeri itu adalah tempat lahirnya para nabi dan banyak makam nabi di kawasan itu.

Pembacaan pernyataan sikap yang salah satu isinya adalah mendesak Israel meminta maaf kepada seluruh rakyat Palestina. (ANTARA/Riski Maruto/21)


"Di Palestina juga ada Masjid Al Aqsa yang merupakan tempat tujuan Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj. Sehingga sudah sepantasnya umat muslim membela pembebasan Palestina dari Jajahan Israel," kata Zulhusni.

Usai menyampaikan ceramah dan pandangannya terhadap Palestina, kedua ustaz tersebut kemudian membubuhkan tanda tangan di lembaran putih sebagai bentuk dukungan untuk pembebasan Palestina.

Acara Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) itu digagas oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) wilayah Riau dengan melakukan berbagai kegiatan eperti penggalangan dana maupun aksi-aksi solidaritas lainnya.

"Sudah ada beberapa daerah ACT di Indonesia yang meluncurkan KIPP. Kita berharap aksi ini lebih terorganisir dan terasa manfaatnya untuk rakyat Palestina," kata Wahyu selaku perwakilan dari ACT Wilayah Riau.