Demokrat tolak "rapid test" COVID-19 bagi anggota DPR, Ibas minta dahulukan untuk rakyat

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,corona

Demokrat tolak "rapid test" COVID-19 bagi anggota DPR, Ibas minta dahulukan untuk rakyat

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono dengan menggunakan masker mencuci tangannya dengan disinfektan saat Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menegaskan bahwa fraksinya menolak tes cepat atau rapid test COVID-19 yang akan dilakukan Setjen DPR kepada 575 anggota DPR beserta keluarganya.

"Dahulukan rakyat, karena mereka yang benar membutuhkan," kata Ibas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.

Baca juga: Samsat Riau kurangi jam operasional layanan antisipasi wabah COVID-19, cek jadwalnya disini

Dia menilai seharusnya anggota DPR memiliki rasa empati serta kemanusiaan terhadap masyarakat yang terinfeksi COVID-19 yang kini masih dalam perawatan.

Menurut dia, masyarakat masih kesulitan untuk mengikuti pemeriksaan tes COVID-19 untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Selain itu Ibas menjelaskan FPD menolak dilakukan tes tersebut, karena rasa kemanusiaan yaitu di saat banyak gugurnya tenaga medis yang merawat para pasien COVID-19.

"Intinya negara harus perhatikan keadilan untuk semua warga termasuk akses mendapatkan kepastian, perlindungan dan distribusi alat-alat kesehatan," ujarnya.

Namun, Ibas mengapresiasi protokol COVID-19 yang dilakukan Setjen DPR selama ini.

Ibas menilai di saat kondisi seperti sekarang, setiap anggota DPR harus hadir dalam memerangi COVID-19 bersama rakyat.

Menurut dia, berdasarkan data pemerintah hingga Senin (23/3), COVID-19 telah menjangkiti 579 warga Indonesia dan merenggut 49 nyawa rakyat Indonesia serta tersebar di 22 provinsi.

Baca juga: Kementerian BUMN berencana akan kirim alat laboratorium COVID-19 ke 10 provinsi, provinsi mana saja?

Baca juga: Seorang pasien dalam pengawasan COVID-19 di Kabupaten Karimun meninggal dunia


Pewarta : Imam Budilaksono