Polisi selidiki video viral ulah pengendara motor sebabkan nenek tercebur ke parit

id Viral, video viral, Polresta Pekanbaru, Riau,tabrak lari,pelaku tabrak lari,korban tabrak lari,berita riau antara,berita riau terbaru

Polisi selidiki video viral ulah pengendara motor sebabkan nenek tercebur ke parit

Detik-detik pelanggar lalulintas menabrak pengendara lainnya. (ANTARA/HO-facebook)

Pekanbaru (ANTARA) - Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbarumenyelidiki insiden ulah dua remaja wanita pengendara sepeda motor yang melanggar arus lalu lintas hingga menyebabkan pengendara motor lainnya tercebur ke dalam parit atau selokan.

"Kami masih mencari identitas yang menggunakan kendaraan roda dua tersebut. Untuk korban sudah kami ambil keterangannya," kata Kasatlantas Polresta Pekanbaru AKP Emil Eka Putra di Pekanbaru, Jumat.

Emil mengatakan insiden itu terjadi di pertigaan Jalan Riau-Kemuning, Pekanbaru. Dalam video yang terekam kamera CCTV, terlihat jelas dengan sengaja, penerobos jalan satu arah itu mendorong sepeda motor lainnya dari arah berlawanan hingga tercebur ke parit.

Perbuatan keduanya terekam CCTV sebuah ruko yang menghadap jalan itu. Dan video itu pun kini viral, tersebar luar di berbagai media sosial.

Beragam komentar mayoritas hujatan pun menghujani kedua remaja itu. Pelaku dihujat warganet dan meminta keduanya segera menemui korban yang terdiri dari seorang nenek, ibu rumah tangga dan anak-anak.

Korban, Nur Afni ditemui wartawan di rumahnya menjelaskan, kejadian bermula saat membonceng ibu dan anaknya dari arah Jalan Kemuning menuju Jalan Riau. Rumahnya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi.

"Kemarin kejadiannya, menjelang Maghrib, kami berhenti di sisi kanan jalan karena lampu merah," sebut perempuan yang berprofesi sebagai guru ini.

Baca juga: VIDEO - Tabrak Lari di Pekanbaru yang Viral, Korban: Pelaku Tertawa

Tak lama kemudian, melintas dua wanita remaja memakai sepeda motor dan tidak memakai helm. Keduanya diduga melihat polisi dari depan sehingga memutuskan berbelok ke Jalan Kemuning.

Meskipun ada rambu tidak boleh masuk ke jalan itu karena satu arah, pengendara tadi tetap nekat. Satu pengendara yang berhenti berhasil dipaksa keduanya memberikan jalan.

Sementara itu, Nur Afni tidak berani memberi jalan karena posisinya berdekatan dengan parit. Pengendara tadi tetap memaksa sehingga sepeda motor korban terjatuh.

"Kami bertiga jatuh ke parit, untung tidak ditimpa sepeda motor," kata perempuan yang tinggal di Gang Kuburan, Jalan Riau itu.

Kedua pelaku tetap berlalu tancap gas. Korban ditolong sekuriti di sana dan beberapa pengendara lainnya untuk keluar dari parit berair hitam itu. Namun sayang, Nur mengaku tidak melihat dengan pasti wajah serta tidak sempat melihat nomor polisi sepeda motor yang dikendarai dua remaja tersebut.

"Saya tak sempat lihat wajah dan nomor polisi sepeda motornya, saya hanya dengar keduanya tertawa," jelas Nur Afni.

Akibat kejadian ini, kaki Nur Afni terkilir dan terluka. Pinggangnya juga masih sakit karena terbentur tembok parit sedalam 50 centimeter itu. Sementara ibu Nur Afni, Junaitun, hingga kini tidak bisa menggerakkan tangan kirinya karena terkilir. Bahunya juga lebam karena benturan keras dari tembok parit.



Baca juga: (VIDEO) - Seorang pria jadi korban tabrak lari di Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru

Baca juga: Pria paruh baya tewas akibat tabrak lari di Pekanbaru


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar