Karhutla Riau - VIDEO - Miris, pendidikan di Pekanbaru lumpuh akibat kabut asap Karhutla

id kabut asap,kabut asap pekanbaru,karhutla,pendidikan lumpuh,berita riau antara,berita riau terbaru

Karhutla Riau - VIDEO - Miris, pendidikan di Pekanbaru lumpuh akibat kabut asap Karhutla

Seorang penjaga sekolah menunjukan papan pengumuman libur di SD Muhammadiyah 1, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (11/9/2019). Kondisi asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau, yang kian pekat mencemari udara membuat pemerintah daerah terpaksa meliburkan semua sekolah di Kota Pekanbaru sampai kualitas udara membaik. ANTARA FOTO/FB Anggoro/hp.

Pekanbaru (ANTARA) - Dunia pendidikan di Kota Pekanbaru lumpuh akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau yang kian mengkhawatirkan dan menyebakan kualitas udara dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Berdasarkan pantuan ANTARA di Pekanbaru, Kamis, semua sekolah terlihat sepi dari aktivitas. Ruangan kelas yang biasanya ramai murid kini kosong melompong karena sudah diliburkan sejak Selasa lalu (10/9).

Libur sekolah yang diperpanjang sangat merugikan proses belajar mengajar. Seharusnya Kamis ini menurut surat edaran Dinas Pendidikan Pemerintah Kota Pekanbaru, untuk siswa TK, SD, SMP dan SMA sudah masuk untuk belajar. Namun, pemerintah memperpanjang masa libur karena kondisi asap kian pekat.

"Ya asap ini kan sangat menghambat aktifitas proses belajar mengajar karena disebabkan asap anak didik harus di liburkan jadi nya proses belajar tertinggal," Kata seorang guru SMA Negeri 1 Pekanbaru, Neilpaida Simanjuntak.

Kondisi jerebu yang semakin pekat membuat jadwal libur diperpanjang, dan pihak sekolah menyampaikannya ke seluruh para orangtua murid.

"Saya takut anak saya kesekolah nanti terserang ISPA, apalagi anak kecil rentan terserang penyakit, tapi saya juga prihatin melihat pelajaran mereka yang tertinggal, apalagi ini baru memasuki tahun ajaran baru,” kata seorang wali murid, Rini.



Selain itu, aktivitas kampus juga lumpuh setelah sejumlah perguruan tinggi dan universitas memutuskan meliburkan mahasiswa karena kondisi kabut asap. Perguruan tinggi seperti Politeknik Caltex Riau (PCR), Universitas Islam Riau (UIR), Universitas Riau (Unri) dan Universitas Muhammadiyah meliburkan mahasiswa mereka.

Universitas Islam Riau sudah meliburkan seluruh mahasiswanya, baik yang mengambil program S1 maupun S2. Kebijakan libur itu dimulai sejak Jumat (13/9) hingga Sabtu (14/9).

Kampus Universitas Riau dan Universitas Muhammadiyah Riau juga mengumumkan libur akibat asap. Universitas Riau sudah menghentikan sementara aktivitas mahasiswanya sejak Kamis ini.

Baca juga: Kualitas udara di Riau sudah Berbahaya akibat asap Karhutla, begini penjelasannya

Baca juga: Karhutla Riau - VIDEO - Mahasiswa pendemo di Pekanbaru pingsan terpapar asap

Baca juga: Karhutla Riau - Kepergian Gubernur ke Thailand disorot. Anggota DPRD: Tak cerminkan sikap pemimpin