Atlet Bengkalis seleksi Pra PON cabor Petanque di Pekanbaru

id Pemkab Bengkalis,pra pon,olahraga,petanque,berita riau antara,berita riau terbaru

Atlet Pentaque Bengkalis mengikuti seleksi Pra PON 2020 di Pekanbaru.(Alfisnardo)

Bengkalis (ANTARA) - Atlet cabang olahraga (Cabor) Petanque Bengkalis Riau mengikuti seleksi Pra PON 2020 yang dilaksanakan di Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru.

Cabor Petanque adalah permainan olahraga dari Prancis, yang merupakan pengembangan dari permainan zaman Yunani kuno. Inti permainan ini adalah melempar bola besi sedekat mungkin dengan bola kayu yang disebutcochonet. Kaki pelempar juga harus berada di dalam lingkaran kecil yang sudah ditentukan.

"Alhamdulillah pada tahap pointing atlet tim putri asal Kabupaten Bengkalis meraih 17 poin serta menempati posisi rangking ke-2 dari seluruh Kabupaten/Kota yang mengikuti seleksi Pra Pon di Pekanbaru," ujar Ketua Umum Cabor Pentaque Kabupaten Bengkalis Faisal Rabyn Lesnussa, Minggu.

Dikatakan Faisal, dari hasil Pra PON ini nantinya akan ditentukan Kabupaten/Kota yang memiliki nilai tertinggi dan akan otomotis diutus mewakili Riau untuk mengikuti seleksi kembali pada bulan Agustus 2019 di Jakarta.

Untuk atlet Putra Cabor Petanque atas nama M Nur Fazli meraih 16 Poin saat berada di posisi 4 dari 25 atlet yang di seleksi dan di lanjutkan tahap ke dua yaitu shoting dan untuk atlet Putri Siti Fatiha berada di urutan ke 3 dengan meraih point 17.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kabupaten Bengkalis, kita berharap cabir ini nantinya Bengkalis bisa lolos untuk tahap seleksi selanjutnya di Jakarta," harap Faisal.

Untuk seleksi ini dilaksanakan dari tanggal 11 Juli 2019, pada tahap awal atlet Bengkalis berhasil mencetak poin.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bengkalis Amril mukminin yang telah memberikan dukungan hingga atlet Bengkalis bisa mengikuti seleksi Pra PON ini, " kata Faisal.

Baca juga: 32 Ribu Tiket Untuk Pertandingan Timnas U-19 vs Pra-PON Riau

Baca juga: Riau gelar Pra-PON 28 November


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar