Bupati Bengkalis ajak mahasiswa tidak Golput pada Pemilu 2019

id Bupati Bengkalis,golput 2019,golput adalah,arti golput,pemilu 2019,pilpres 2019,berita hari ini,berita riau terbaru,berita riau terkini,berita riau an

Arsip foto. Warga melintas di depan mural tentang pemilu 2019 di Pasar baru Mamuju, Sulawesi Barat, Rabu (6/03/2019). Mural tersebut mengangkat tema mengajak warga untuk menyukseskan pemilu pada 17 April 2019 dengan berpartisipasi dan tidak golput. ANTARA FOTO/Akbar Tado/aww.

Bengkalis (ANTARA) - Bupati Bengkalis Riau Amril Mukminin mengajak mahasiswa sebagai penerus bangsa untuk ikut berperan aktif dan tidak golput dalam menyukseskan Pemilu 2019.

"Ikatan pelajar dan mahasiswa Kabupaten Bengkalis atauIPMKBdiharapkan menjadi penyambung lidah atau corong terkait pentingnya Pemilu, sebab satu suara kita sangat menentukan nasib bangsa dalam lima tahun kedepan. Gunakan hak suara kita dan jangan Golput," ajak Bupati ketika melakukan pertemuan dengan IPMKB di Pekanbaru, Jumat.

Dalam pertemuan yang penuh kekeluargaan ini, dijelaskan Amril peran aktif pelajar dan mahasiswa sangat penting sekali dalam meyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Baca juga: Menkomaritim Luhut ingatkan masyarakat tidak Golput pada Pemilu 2019

Menurutnya, IPMKB sebagai tempat bernaungnya kaum intelektual muda, harus memberi sumbangsih terhadap pelaksanaan suksesi pemilihan pemimpin masa depan yang hanya tinggal 26 hari lagi. Peran IPMKB diminta untuk mengajak teman-temannya dan keluarga untuk menyalurkan suaranya pada Pemilu 2019.

“Pada Pemilu 2019 mendatang, kita memilih presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten. Untuk itu kami berharap kepada adik-adik untuk menjadi salah satu elemen dalam menyukseskan pesta demokrasi,” tandas Amril Mukminin.

Selain itu mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggi itu juga mengajak mahasiswa khususnya di Kabupaten Bengkalis untuk bersama-sama melawan hoax dan cerdas dalam menggunakan media sosial.

"Terutama menyikapi berita yang berpotensi menjadi konfik sosial. Marilah bersama-sama menggelorakan Pemilu yang demokratis, menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, sejuk, aman dan damai," ajaknya lagi.

Mendampingi Bupati Amril, tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra, Staf Khusus Bupati Isa Selamat, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Edi Sakura, Kadis Perkimtan Gendrayana Rohani, Sekretaris BPKAD R Zamri, Sekretaris Bappeda Rinto, Sekretaris Diskominfotik Adisutrisno dan Kabag Kesra H Hambali.

Baca juga: Gerakan "Golput", Sejarah dan Stigma Buruk untuk Pilpres 2019

Baca juga: Upaya memerangi golput dengan kampanye santun


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar