Realisasi Fisik Bengkalis Capai 89,55 Persen, Sedangkan Keuangan Baru 52,91 persen

id realisasi fisik, bengkalis capai, 8955 persen, sedangkan keuangan, baru 5291 persen

Realisasi Fisik Bengkalis Capai 89,55 Persen, Sedangkan Keuangan Baru 52,91 persen

Bengkalis (Antarariau.com)- Realisasi pembangunan fisik oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Riau, sudah mencapai 89,55 persen per 19 Desember ini, sedangkan keuangan baru terealisasi 52,91 persen.

"Di beberapa PD bahkan ada yang realisasi fisiknya lebih dari 95 persen. Namun rata-rata di atas 80 persen," jelas Bupati Amril didampingi Heri Indra Putra dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Johansyah Syafri, Selasa.

Hal itu dipaparkannya usai Rapat Evaluasi Fisik dan Keuangan Belanja Langsung APBD Kabupaten Bengkalis tahun 2017 di ruang rapat lantai II Kantor Bupati Bengkalis.

Dia mengatakan, dengan adanya perbedaan yang signifikan antara realisasi fisik dan keuangan tersebut, kemungkinan besar akan terjadinya tunda bayar sebagaimana tahun anggaran sebelumnya.

Menurutnya, tunda bayar tersebut tidak dapat dielakkan. Namun dirinya juga belum bisa memberikan gambaran besaran angkanya.

"Angka pastinya belum bisa kita hitung. Nanti baru dapat kita ketahui akhir Desember. Sebab, sesuai informasi yang kita terima, dalam beberapa hari ke depan Pemerintah Pusat akan mentransfer dana. Konon termasuk dana kurang bayar tahun sebelumnya. Kita tentu berharap informasi itu bukan isapan jempol. Kita juga berharap, tunda bayar tahun 2017 ini jumlahnya lebih kecil dari tahun sebelumnya," ujarnya.

Terkait kemungkinan terjadinya tunda bayar dimaksud, Bupati Amril menjelaskan, sudah menginstruksikan seluruh PD mempersiapkan segala administrasi berkenaan yang diperlukan.

"Sehingga apabila anggaran tersedia, dapat secepatnya dibayarkan sebagaimana tunda bayar tahun 2016 lalu," katanya.

Amril menjelaskan, perkiraan realisasi fisik di akhir 2017 ini, sekitar 96,21 persen. Sementara untuk tahun 2016 lalu, hanya 93,26 persen. Atau ada kenaikan naik sekitar tiga persen.

"Angka 96,21 persen itu bukan target yang kami berikan. Tapi perkiraan berdasarkan estimasi yang disampaikan masing-masing Kepala PD dalam rapat tadi," ujarnya.

Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah H Arianto dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Putra.