Pelayanan UPT Metrologi Dumai Ditargetkan Mulai Pada 2018

id pelayanan upt, metrologi dumai, ditargetkan mulai, pada 2018

Pelayanan UPT Metrologi Dumai Ditargetkan Mulai Pada 2018

Dumai, Riau (Antarariau.com) - Pemerintah Kota Dumai Provinsi Riau menargetkan 2018 nanti mulai membuka pelayanan tera ulang alat timbang dan ukur melalui unit pelaksana teknis metrologi pada dinas perdagangan setempat.

Kepala Dinas Perdagangan Dumai Zulkarnaen mengatakan, pelayanan UPT metrologi bertujuan selain dalam rangka perlindungan konsumen, juga untuk memudahkan masyarakat dan pelaku usaha mendapat tera ulang.

"Unit metrologi terus kita persiapkan dan ditargetkan tahun depan sudah bisa melayani tera ulang alat timbang dan ukur masyarakat serta pelaku usaha," kata Zulkarnaen, Selasa.

Dijelaskan, rencana pelayanan metrologi ini ditaksir memiliki potensi besar bersumber dari keberadaan ribuan tangki timbun perusahaan industri, stasiun pengisian bahan bakar minyak dan elpiji serta alat timbang pedagang.

Namun untuk pelaksanaan awal sektor pelayanan metrologi ini untuk pendapatan daerah, Pemerintah Dumai hanya memasang target sekitar Rp100 juta dan akan ditingkatkan di tahun berikutnya.

"Target awal pelayanan metrologi ini Rp100 juta dan pemerintah sudah mengajukan usulan peraturan daerah sebagai payung hukum untuk pelaksanaan nanti," sebutnya.

UPT Metrologi pada Disdag Dumai merupakan susunan baru organisasi perangkat daerah dibentuk tahun ini di lingkungan pemerintahan daerah setempat, dan karena masih banyak kekurangan maka belum berjalan optimal.

Sejumlah kekurangan itu, misalnya persediaan peralatan tera ulang, sumber daya manusia dan peraturan daerah serta gedung representatif karena sekarang masih memanfaatkan gedung di lingkungan Kantor Disdag Dumai.

Sebelumnya, kegiatan tera ulang alat timbang dan ukur dilakukan oleh Metrologi Provinsi Riau dengan kurun waktu tertentu, namun kedepan pemerintah daerah akan melakukan pelayanan sendiri sesuai ketentuan berlaku.

"Metrologi satu kebutuhan daerah karena berpotensi besar untuk pad jika digarap maksimal, dan kita akan menggesa penyelesaian payung hukum," ungkapnya.

Diketahui, pada penyusunan OPD baru di lingkungan Pemkot Dumai, dinas perdagangan berpisah dengan perindustrian, namun ditambah sejumlah unit teknis, salah satu metrologi dan bidang pelayanan pasar.